6 Cara Mendaftarkan Peserta TKA dan Isi Mapel Pilihan Sampai Terbit DNS

Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan salah satu tahapan penting bagi siswa tingkat SMA/SMK yang mengikuti seleksi pendidikan lebih lanjut. Proses administrasi TKA saat ini sudah berbasis digital melalui web Tes Kemampuan Akademik yang dikelola oleh pihak sekolah dan cabang dinas. Setiap sekolah wajib memastikan data siswanya sudah terdaftar, mapel pilihan sudah terisi, dan seluruh berkas administrasi lengkap agar Daftar Nominasi Sementara (DNS) bisa terbit.
Banyak guru maupun operator sekolah yang masih bingung terkait langkah detailnya. Mulai dari mengimpor data peserta, mengisi surat pernyataan, sampai menunggu DNS terbit membutuhkan ketelitian agar tidak ada siswa yang tertinggal.
Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara mendaftarkan peserta TKA, mengisi mapel pilihan, hingga proses terbitnya DNS di webnya.
Persiapan Awal Sebelum Pendaftaran
Sebelum masuk ke tahap pengisian di web, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan:
-
Impor Biodata Peserta – Pastikan seluruh data siswa sudah masuk ke sistem web TKA.
-
Mengisi Data Infrastruktur – Lengkapi informasi sekolah yang dibutuhkan agar sistem mengenali kondisi dan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik.
-
Unduh Surat Pernyataan – Surat ini nantinya harus dicetak dan ditandatangani oleh siswa dan orang tua.
-
Cetak dan Tandatangani Surat Pernyataan – Siswa wajib menentukan apakah ikut atau tidak ikut TKA. Jika ikut, mereka juga harus memilih mata pelajaran pilihan.
-
Upload Surat Kesiapan – Dokumen ini menjadi syarat wajib agar DNS bisa diproses oleh cabang dinas.
Jika semua persiapan sudah lengkap, barulah sekolah dapat melanjutkan ke tahap pendaftaran peserta.
Cara Mendaftarkan Peserta TKA di Web
-
Login ke Web Tes Kemampuan Akademik – Gunakan akun operator sekolah untuk masuk ke sistem.
-
Masuk ke Menu “Pendaftaran Peserta” – Pilih opsi ini untuk mulai mendaftarkan siswa.
-
Tampilkan Seluruh Peserta – Agar tidak ada yang terlewat, atur tampilan ke jumlah maksimal (misalnya 100 siswa per halaman).
-
Centang Seluruh Siswa – Tandai siswa yang akan mengikuti TKA. Untuk yang tidak ikut, pastikan statusnya ditandai “tidak ikut”.
-
Cetak Surat Pernyataan – Unduh dan simpan surat pernyataan setiap siswa, lalu cetak. Siswa dan orang tua wajib menandatangani dokumen ini.
-
Input Status Peserta – Masukkan data sesuai hasil surat pernyataan, apakah siswa ikut atau tidak ikut.
Mengisi Mapel Pilihan
Setelah menentukan siapa saja yang ikut TKA, langkah selanjutnya adalah mengisi mata pelajaran pilihan.
-
Mapel Wajib: Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris (umumnya untuk SMA/SMK).
-
Mapel Pilihan: Disesuaikan dengan jurusan atau minat siswa. Contohnya untuk SMK wajib memilih PKK, sementara mapel tambahan bisa berupa PPKn atau Sejarah.
Langkah pengisian:
-
Masuk kembali ke menu pendaftaran peserta.
-
Pilih siswa yang mengikuti TKA.
-
Tentukan mapel pilihan sesuai kebijakan sekolah atau minat siswa.
-
Simpan perubahan agar sistem mencatat pilihan yang sudah diisi.
Setiap siswa bisa memilih mapel berbeda sesuai arah minat dan jurusan. Namun dalam beberapa kasus, siswa dalam satu sekolah bisa saja memilih mapel yang sama karena keterbatasan ketersediaan guru atau kebijakan internal.
Proses Terbitnya DNS
Setelah semua data diisi, langkah terakhir adalah menunggu verifikasi dari cabang dinas. Proses ini hanya bisa dilakukan jika syarat berikut sudah terpenuhi:
-
Surat kesiapan sudah di-upload ke web Tes Kemampuan Akademik.
-
Data infrastruktur sudah lengkap.
-
Mapel pilihan siswa sudah terisi dengan benar.
Jika semua lengkap, DNS (Daftar Nominasi Sementara) akan terbit. DNS berisi:
-
Identitas siswa (NISN, nama, kelas).
-
Status keikutsertaan TKA.
-
Mapel wajib dan mapel pilihan siswa.
Dokumen DNS harus dicetak dan ditandatangani oleh siswa sebagai bentuk konfirmasi. Inilah tahap akhir dari proses pendaftaran peserta Tes Kemampuan Akademik sebelum pelaksanaan ujian berlangsung.
Baca juga: 5 Cara Mengisi Data Infrastruktur Dan Tim Teknis TKA
Kesimpulan
Pendaftaran peserta TKA di web TKA bukan hanya soal input data sederhana, melainkan sebuah proses berjenjang yang harus dilalui dengan teliti. Dimulai dari impor biodata, mengisi infrastruktur sekolah, mencetak dan menandatangani surat pernyataan, mengisi mapel pilihan, hingga mengunggah surat kesiapan. Semua tahapan ini menjadi syarat agar DNS bisa terbit.
Dengan DNS yang sudah keluar, sekolah memiliki bukti resmi daftar siswa yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik beserta mapel pilihan mereka. Oleh karena itu, operator sekolah dan guru wajib memahami alurnya dengan benar agar tidak ada siswa yang dirugikan.








