Jangan Investasi di Aplikasi NSGP Sebelum Tahu Skema Ini

Belakangan ini, aplikasi bernama NSGP mulai gencar dipromosikan di berbagai platform media sosial. Dengan membawa embel-embel “investasi kripto” dan menjanjikan keuntungan besar hanya dengan melakukan deposit kecil, NSGP berhasil menarik perhatian banyak orang. Sayangnya, setelah diteliti lebih jauh, skema bisnis yang ditawarkan ternyata tidak lebih dari modus investasi bodong dengan pola ponzi.

Aplikasi ini tidak memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun otoritas keuangan lainnya di Indonesia. Padahal, setiap perusahaan yang menghimpun dana masyarakat wajib mengantongi legalitas. Tanpa izin tersebut, maka segala aktivitas NSGP patut dicurigai dan berisiko merugikan para anggotanya di kemudian hari.

Bagaimana Cara Kerja NSGP Apk?

Skema yang dijalankan oleh aplikasi ini terlihat sederhana namun berbahaya. Berikut pola umumnya:

  1. Setoran Awal (Deposit)
    Setiap orang yang ingin bergabung harus menyetorkan sejumlah uang atau membeli “token NSGP”. Uang ini diklaim akan berkembang dengan sendirinya.

  2. Bonus Rekrutmen
    Member baru didorong untuk mengajak orang lain bergabung. Dari setiap rekrutmen, mereka akan mendapat komisi. Artinya, pendapatan anggota lama sepenuhnya bergantung pada masuknya anggota baru.

  3. Sistem Putaran Uang
    Keuntungan yang dibayarkan bukan berasal dari bisnis nyata, melainkan dari uang deposit anggota berikutnya. Inilah ciri klasik skema ponzi: uang hanya berputar di antara member, tanpa ada sumber pendapatan legal yang jelas.

  4. Janji Manis Token Kripto
    NSGP menjual ilusi bahwa token mereka kelak akan memiliki nilai tinggi. Padahal, token semacam ini tidak terdaftar di bursa resmi dan hanya berfungsi sebagai alat tipu untuk menarik minat investor pemula.

Mengapa NSGP Tidak Aman Digunakan Untuk Investasi?

Ada beberapa alasan mengapa NSGP bisa dipastikan sebagai penipuan investasi:

  • Tidak Berizin OJK: Setiap investasi legal wajib memiliki izin. Tanpa itu, semua kegiatan pengumpulan dana tergolong ilegal.

  • Janji Keuntungan Tidak Masuk Akal: Aplikasi ini menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa risiko. Dalam dunia investasi, hal ini mustahil.

  • Bergantung pada Rekrutmen: Pendapatan anggota sepenuhnya berasal dari masuknya korban baru. Begitu arus rekrutmen melemah, sistem akan runtuh.

  • Potensi Scam Cepat atau Lambat: Selama masih banyak yang menyetor, NSGP bisa bertahan. Namun begitu pemasukan melambat, aplikasi akan hilang tanpa jejak, menyisakan kerugian bagi membernya.

Baca Juga:  Review Jujur Aplikasi Mobee Trading BTC dan Kripto, Apakah Terbukti Membayar?

Ilusi Keuntungan yang Tidak Berkah

Beberapa orang mungkin sempat menerima pembayaran dari NSGP, namun uang tersebut sesungguhnya diambil dari setoran orang lain. Secara hukum maupun etika, keuntungan semacam itu tidak sah. Bahkan, praktik ini mengandung unsur riba, judi, dan penipuan karena ada pihak yang dirugikan.

Ironisnya, tidak sedikit orang yang rela berhutang atau menguras tabungan demi bisa “berinvestasi” di NSGP. Padahal, ketika aplikasi ini scam, semua beban kerugian akan ditanggung oleh para member biasa, bukan para promotor yang sudah lebih dulu menikmati keuntungan.

Pola yang Selalu Terulang

Jika diperhatikan, pola platform ini sama saja dengan berbagai investasi bodong lain yang pernah muncul sebelumnya. Awalnya terlihat lancar, ada testimoni orang yang sukses menarik uang, bahkan digembar-gemborkan memiliki kantor resmi atau dukungan komunitas besar. Namun ujung-ujungnya, aplikasi hilang begitu saja dan korban berjatuhan.

Parahnya lagi, para promotor sering berpura-pura menjadi korban agar tidak disalahkan. Padahal, mereka sudah lebih dulu mengambil keuntungan dari perekrutan besar-besaran.

Kesimpulan

Berdasarkan semua fakta di atas, jelas bahwa NSGP adalah investasi bodong dengan skema ponzi bermodus kripto. Aplikasi ini tidak memiliki izin resmi, sistemnya hanya mengandalkan setoran anggota baru, dan keuntungan yang dijanjikan hanyalah ilusi. Cepat atau lambat, aplikasi ini akan scam dan meninggalkan banyak korban.

Masyarakat sebaiknya menggunakan logika sehat: tidak ada cara instan untuk mendapatkan uang banyak tanpa usaha nyata. Jika sebuah aplikasi hanya meminta deposit dan menjanjikan uang berkembang dengan sendirinya, hampir bisa dipastikan itu penipuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button