Aplikasi Berkas Pengajuan BOS MI, MTs, dan MA Triwulan III dan IV Tahun 2025

Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) kembali membuka pengajuan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah. Pengajuan ini mencakup Triwulan III dan IV yang ditujukan bagi satuan pendidikan jenjang MI, MTs, dan MA di seluruh Indonesia.

Berdasarkan jadwal resmi, pengajuan berkas dilakukan mulai 29 September hingga 11 Oktober 2025, sedangkan proses verifikasi oleh tim BOS kabupaten maupun provinsi berlangsung sampai 12 Oktober 2025. Pembagian tanggung jawab verifikasi pun sudah jelas — untuk MI dan MTs dilakukan oleh tim BOS kabupaten, sementara untuk MA menjadi tanggung jawab tim BOS provinsi.

Namun, proses pengajuan BOS kerap kali menyulitkan banyak operator madrasah. Mereka harus mengisi berkas-berkas manual seperti surat permohonan, SPTJM, SPTJB, kuitansi, hingga PKS satu per satu. Hal ini sering memakan waktu dan berisiko terjadi kesalahan input data. Dari sinilah muncul inovasi baru berupa aplikasi berkas pengajuan BOS Triwulan III dan IV Tahun 2025 yang berbasis Excel macro.

Apa Itu Aplikasi Berkas Pengajuan BOS?

Aplikasi ini merupakan alat bantu sederhana namun efektif untuk mempermudah madrasah dalam menyusun berkas-berkas BOS secara otomatis. Dibuat dengan format Microsoft Excel yang sudah dilengkapi macro, aplikasi ini memungkinkan operator hanya perlu mengisi data satu kali untuk kemudian seluruh dokumen otomatis terisi dan siap cetak.

Baca Juga:  7 Cara Memperbaiki Berkas TMS/BTS Pengajuan NIP PPPK Paruh Waktu 2025

Anda bisa unduh dan ekstrak aplikasinya dari mediafire: https://drive.google.com/file/d/1f7AufDTf5jXw0VuRa2E_UWmPLvYdGH2s/view

Aplikasi ini mencakup lima jenis dokumen penting, yaitu:

  1. Cover Berkas

  2. Surat Permohonan

  3. SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak)

  4. SPTJB (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja)

  5. Kuitansi dan PKS (Perjanjian Kerja Sama)

Selain membantu mempercepat proses administrasi, aplikasi ini juga memastikan konsistensi data di setiap dokumen, menghindari perbedaan penulisan nama, nomor rekening, atau data kepala madrasah.

Langkah-Langkah Menggunakan Aplikasi BOS Triwulan III dan IV 2025

Berikut panduan lengkap penggunaan aplikasi pengajuan BOS madrasah tahun 2025:

1. Aktifkan Macro di Excel

Sebelum membuka file, pastikan fitur Macro telah diaktifkan agar seluruh fungsi otomatis dapat berjalan dengan baik. Jika tidak, tombol login dan fitur cetak tidak akan berfungsi.

2. Login ke Aplikasi

Masukkan username dan password sesuai petunjuk. Setelah itu klik tombol Login dan tunggu hingga dashboard utama muncul.

3. Input Data Madrasah

Pada halaman utama, pengguna diminta mengisi data penting seperti:

  • Jenjang madrasah (MI, MTs, atau MA)

  • Nama madrasah

  • Alamat lengkap (desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota)

  • Nama kepala madrasah dan NIK

  • Jumlah siswa

  • Nomor rekening BOS dan nama pemilik rekening

  • Nomor surat permohonan, kuitansi, dan PKS

Aplikasi ini juga telah menyesuaikan dengan zona wilayah BOS, sehingga nilai dana otomatis dihitung berdasarkan lokasi madrasah.

4. Isi dan Simpan Data

Setelah semua data terisi, klik tombol Simpan untuk menyimpan data ke sistem. Data ini akan langsung digunakan di seluruh dokumen yang tersedia.

5. Cetak Dokumen Otomatis

Masuk ke menu Output, lalu pilih dokumen yang ingin dicetak:

  • Cover untuk sampul berkas

  • Surat Permohonan otomatis terisi sesuai data input

  • SPTJM dan SPTJB sudah dilengkapi format resmi dari Kemenag

  • Kuitansi dan PKS juga otomatis menampilkan nominal dan data pejabat terkait

Baca Juga:  Tutorial Aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) dan Edaran BKN tentang Penerapan MFA bagi ASN

Pengguna hanya perlu mengganti kop surat atau logo madrasah dengan cara klik kanan → Change Picture → pilih gambar logo yang sesuai. Setelah itu, klik tombol Print atau tekan Ctrl + P untuk mencetak.

Pentingnya Dokumen PKS dalam Pengajuan BOS

Menu baru yang ditambahkan dalam aplikasi versi 2025 ini adalah PKS (Perjanjian Kerja Sama). Dokumen ini menjadi salah satu syarat penting dalam proses pencairan dana BOS.
PKS harus dicetak dua rangkap dan ditempeli materai di dua bagian:

  • Satu di bagian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

  • Satu di bagian Kepala Madrasah

Kedua pihak kemudian menandatangani dan membubuhkan stempel madrasah sebagai bentuk legalitas.

Keunggulan Aplikasi BOS 2025

Beberapa kelebihan dari aplikasi ini di antaranya:

  • Otomatis dan praktis, cukup satu kali input data

  • Mendukung tiga jenjang pendidikan sekaligus (MI, MTs, MA)

  • Menghindari kesalahan pengisian manual

  • Mudah dioperasikan oleh operator madrasah tanpa perlu instalasi tambahan

  • Dilengkapi menu cetak cepat dan validasi data otomatis

Dengan keunggulan ini, aplikasi BOS Triwulan III dan IV 2025 menjadi solusi praktis bagi madrasah untuk mempercepat proses pemberkasan tanpa harus mengisi dokumen satu per satu.

BACA JUGA: Aplikasi Berkas Pengajuan BOP RA Triwulan III dan IV Tahun 2025

Kesimpulan

Pengajuan dana BOS Triwulan III dan IV Tahun 2025 kini menjadi lebih mudah berkat hadirnya aplikasi berkas pengajuan BOS berbasis Excel macro. Aplikasi ini membantu operator madrasah dalam menyiapkan dokumen secara cepat, rapi, dan akurat.

Bagi madrasah MI, MTs, dan MA, keberadaan aplikasi ini sangat membantu menjelang tenggat waktu pengajuan dan verifikasi. Dengan mengikuti langkah-langkah pengisian yang benar serta memastikan setiap dokumen sesuai format Kemenag, proses pencairan dana BOS diharapkan dapat berjalan lebih efisien dan tepat waktu.

Baca Juga:  Cara Cetak Kartu Ujian Tertulis UKPPPG 2025 Periode 4 Dengan Mudah

Semoga inovasi sederhana ini terus mendukung semangat para pejuang madrasah dalam mengelola administrasi pendidikan yang transparan dan akuntabel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button