5 Langkah Awal Yang Wajib Dikerjakan OPS Di Web TKA Untuk SD dan SMP

Pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP menuntut kesiapan sekolah sejak tahap awal, terutama dari operator sekolah. Web TKA menjadi pusat pengelolaan data, mulai dari peserta hingga kesiapan infrastruktur. Oleh karena itu, langkah awal yang dilakukan operator sangat menentukan kelancaran proses berikutnya. Kesalahan di tahap awal bisa berdampak panjang, mulai dari data peserta yang tidak sesuai hingga kendala teknis saat pelaksanaan.

Banyak operator baru yang merasa bingung saat pertama kali membuka web TKA. Tampilan menu yang cukup lengkap sering membuat ragu, harus mulai dari mana dan apa yang diprioritaskan. Padahal, ada alur kerja yang sederhana dan bisa dilakukan bertahap tanpa harus menyelesaikan semuanya sekaligus.

Sekilas Tentang Web TKA dan Peran Operator

Web TKA merupakan sistem yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik secara terpusat. Operator sekolah atau proktor memiliki peran penting dalam menyiapkan data sekolah, memastikan kesiapan sarana prasarana, serta mengelola peserta. Meski terlihat kompleks, alur pengelolaannya sebenarnya mirip dengan sistem evaluasi berbasis komputer lainnya.

Untuk tahap awal, operator tidak perlu langsung mengatur sesi atau pengawas. Fokus utama cukup pada lima langkah dasar yang menjadi fondasi awal pelaksanaan TKA di satuan pendidikan.

Langkah Pertama Mendapatkan Akun Login Web TKA

Langkah awal yang wajib dilakukan operator adalah memastikan sudah memiliki akun login web TKA. Akun ini biasanya disediakan oleh dinas dan bersifat resmi. Jika operator belum menerima informasi akun, sebaiknya segera berkoordinasi dengan pihak dinas agar tidak tertinggal tahapan awal.

Baca Juga:  Cara Cetak Kartu Ujian Tertulis UKPPPG 2025 Periode 4 Dengan Mudah

Akun login inilah yang menjadi pintu masuk untuk seluruh pengaturan di web TKA. Tanpa akun aktif, operator tidak bisa melakukan persiapan apa pun.

Langkah Kedua Login dan Ganti Password

Setelah memperoleh akun, operator dapat langsung login ke web TKA menggunakan password bawaan. Pada login pertama, sistem akan meminta operator mengganti password demi keamanan akun. Di tahap ini, operator juga diminta melengkapi data diri seperti nama, email aktif, dan nomor telepon.

Pengisian data ini sebaiknya dilakukan dengan teliti karena akan digunakan sebagai kontak resmi jika terjadi kendala teknis. Setelah password diperbarui dan data tersimpan, akun siap digunakan untuk tahap berikutnya.

Langkah Ketiga Mengisi Data Infrastruktur Sekolah

Tahap selanjutnya adalah pengisian data infrastruktur sekolah yang menjadi salah satu bagian terpenting. Menu ini berada pada administrasi tes, tepatnya di bagian status dan infrastruktur. Di dalamnya terdapat tiga tab utama yang harus diisi secara berurutan.

Pada tab identitas, operator diminta mengisi jumlah peserta tingkat akhir, yaitu kelas 6 untuk SD atau kelas 9 untuk SMP. Selain itu, sekolah harus menentukan status pelaksanaan, apakah mandiri atau menumpang, serta memilih moda pelaksanaan.

Tab infrastruktur berisi data teknis seperti jumlah komputer proktor, jumlah perangkat klien, kepemilikan laboratorium, jaringan, listrik, hingga koneksi internet. Penentuan jumlah proktor harus menyesuaikan jumlah peserta, dengan ketentuan satu proktor menangani maksimal 40 siswa.

Baca Juga:  Cara Cetak SKP Tahun 2025 di E-Kinerja dengan Mudah dan Cepat

Tab terakhir adalah tim teknis. Operator perlu mengisi data penanggung jawab, proktor utama, dan teknisi lengkap dengan nomor kontaknya. Setelah ketiga tab diisi, data dapat disimpan sebagai tanda bahwa infrastruktur sekolah sudah didaftarkan.

Langkah Keempat Upload Surat Kesiapan TKA

Setelah infrastruktur diisi, operator harus mencetak surat kesiapan TKA melalui menu yang tersedia. Surat ini kemudian ditandatangani sesuai ketentuan. Setelah itu, dokumen difoto dan diunggah kembali ke sistem dalam bentuk file gambar.

Upload surat kesiapan menjadi bukti bahwa sekolah siap melaksanakan TKA sesuai data yang telah diinput. Tanpa langkah ini, proses persiapan dianggap belum lengkap.

Langkah Kelima Impor Peserta TKA

Langkah terakhir pada tahap awal adalah impor peserta TKA. Namun, impor ini hanya dilakukan jika data peserta didik di verval PD sudah valid. Operator perlu memastikan tidak ada residu data yang belum diselesaikan.

Proses impor dilakukan melalui menu data peserta dengan memilih impor biodata. Jika nantinya ditemukan data yang tidak sesuai, operator masih dapat melakukan impor ulang setelah perbaikan data dilakukan.

BACA JUGA: Tugas Proktor TKA Utama, Ada 3 Menu Baru Yang Wajib Dikerjakan!

Kesimpulan

Persiapan awal di web TKA sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Operator sekolah cukup fokus pada lima langkah utama, mulai dari mendapatkan akun hingga impor peserta. Selama data diisi dengan cermat dan bertahap, proses TKA akan berjalan lebih lancar. Kunci utamanya adalah tidak terburu-buru dan memastikan setiap tahapan diselesaikan dengan benar sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button