Solusi NIK GANDA di VervalPD, OPS Wajib Tahu Ini!

Permasalahan NIK ganda pada VervalPD kerap kali menjadi momok bagi operator sekolah (OPS), terutama saat melakukan sinkronisasi data peserta didik. Tidak jarang, kondisi ini menimbulkan kepanikan karena dianggap dapat menghambat proses verifikasi data dan pencairan dana BOS.
Namun, benarkah demikian? Dan apa yang harus dilakukan oleh OPS jika menemui NIK ganda pada sistem VervalPD? Artikel ini akan membahas latar belakang serta solusi lengkap yang bisa dilakukan.
Permasalahan NIK Ganda
NIK (Nomor Induk Kependudukan) ganda di VervalPD biasanya muncul ketika data peserta didik sudah pernah disinkronisasi dan tersimpan dalam sistem. Masalah ini dapat muncul dalam bentuk residu di dashboard, tetapi kadang jumlah residu yang tampil di beranda tidak sesuai dengan jumlah sebenarnya yang ada di dalam sistem.
Sebagai contoh, di halaman beranda hanya terlihat satu residu, namun setelah masuk ke menu residu, ditemukan dua data yang bermasalah. Hal ini terjadi karena NIK ganda tidak selalu ditandai dengan simbol silang merah seperti residu lainnya, sehingga sering luput dari perhatian.
Penyebab Umum NIK Ganda
-
Data Siswa Pernah Diinput Dua Kali – NIK yang sama digunakan untuk dua data siswa yang berbeda, atau bahkan dalam instansi sekolah yang berbeda.
-
Kesalahan Entry Data di Dapodik – Data siswa yang diinput tidak valid atau tidak sinkron dengan data di Dukcapil.
-
Duplikasi di Database Dukcapil – Dalam beberapa kasus, ternyata memang ada dua orang yang secara administratif menggunakan NIK yang sama di data kependudukan.
Cara Mengecek dan Memastikan Validitas NIK di Verval PD
Langkah-langkah untuk mengetahui apakah NIK tersebut bermasalah:
-
Masuk ke VervalPD dan login seperti biasa.
-
Buka menu Residu, lalu periksa satu per satu data yang muncul.
-
Klik ikon orang di samping nama siswa untuk membuka tab baru.
-
Masuk ke menu Quality Control dan scroll ke bagian bawah.
-
Jika ada keterangan “ganda terdeteksi”, itu artinya sistem menemukan NIK tersebut sudah digunakan di data lain.
-
Untuk validasi lebih lanjut, buka menu Integrasi Data dan pastikan kesesuaian data sudah 100%.
Jika kesesuaian data di menu Integrasi Data sudah mencapai 100%, maka sebenarnya tidak ada masalah besar. Data tersebut sudah sinkron dengan data Dukcapil dan dianggap valid oleh sistem.
Analisis NIK Berdasarkan Struktur
Sebagai tambahan, NIK terdiri dari:
-
6 angka pertama: Kode wilayah.
-
6 angka berikutnya: Tanggal lahir (jika perempuan, tanggal ditambah 40).
-
4 angka terakhir: Kode unik (nomor urut yang bersifat acak dan tidak bisa ditebak).
Dengan memahami struktur ini, OPS dapat memverifikasi apakah NIK yang digunakan sudah sesuai dengan data kependudukan siswa.
Apakah NIK Ganda Mempengaruhi Dana BOS?
Kekhawatiran umum lainnya adalah apakah NIK ganda dapat menghambat pencairan dana BOS. Jawabannya tidak. Selama data siswa tersebut telah valid dan terverifikasi di menu Integrasi Data, maka siswa tetap akan dihitung sebagai penerima dana BOS. Yang perlu diwaspadai adalah NISN ganda, karena kondisi ini lebih memengaruhi akurasi perhitungan penerima BOS.
Apa yang Harus Dilakukan OPS?
-
Periksa menu Residu secara berkala dan pastikan semua data sudah ditinjau.
-
Validasi data melalui Quality Control dan Integrasi Data.
-
Jangan panik jika muncul notifikasi NIK ganda, selama integrasi datanya 100%.
-
Tidak perlu menghapus atau mengubah data jika tidak ada instruksi dari pusat. Cukup pantau dan biarkan sistem menyelaraskan data secara otomatis.
-
Laporkan ke dinas atau admin VervalPD jika ditemukan kejanggalan yang tidak bisa diselesaikan secara mandiri.
Baca juga: 3 Cara Cepat Reset QR Code Untuk Mendapatkan Kode OTP Akun Verval
Penutup
Masalah NIK ganda di VervalPD memang sering membuat bingung para operator sekolah. Namun, dengan pemahaman yang benar dan pengecekan data yang teliti, sebenarnya tidak perlu ada yang dikhawatirkan. Selama data integrasi sudah 100% dan tidak ada konflik aktif dengan sekolah lain, maka data siswa aman dan tetap dihitung dalam perhitungan dana BOS.
Pastikan selalu mengecek perkembangan sistem VervalPD dan memahami struktur data dengan baik. Dengan begitu, permasalahan seperti ini bisa ditangani dengan tenang dan profesional.






