Link Video Viral Teh Pucuk Lombok 17 Menit, Diduga Mahasiswi KKN, Ini Kronologi dan Fakta Sebenarnya

Dalam beberapa hari terakhir, jagat media sosial kembali diguncang oleh kemunculan video yang disebut-sebut sebagai “video viral teh pucuk Lombok 17 menit”. Kata kunci tersebut ramai dicari di TikTok, Facebook, hingga X, setelah sejumlah akun mengunggah cuplikan dan tangkapan layar yang memancing rasa penasaran. Video ini dikaitkan dengan sosok perempuan yang diduga mirip mahasiswi Universitas Mataram (Unram) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lombok Timur.
Isu ini menyebar begitu cepat karena narasi yang dibangun terkesan sensasional. Banyak unggahan yang menuliskan bahwa video tersebut menampilkan dua orang yang sedang berduaan di dalam kamar saat masa KKN. Padahal, kegiatan KKN dikenal sebagai program pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, klaim tersebut langsung mengundang reaksi keras sekaligus rasa penasaran netizen.
Cuplikan Video Teh Pucuk Viral 17 Menit
Dalam potongan yang beredar, terlihat seorang perempuan berkacamata tanpa kerudung berada di sebuah kamar bersama seorang pria yang wajahnya tidak terlihat. Di awal video, suasana tampak biasa saja, seperti dua orang yang sedang mengobrol. Namun, beberapa menit kemudian, mereka mulai membuat konten berdua yang oleh netizen ditafsirkan sebagai momen pasangan.
Lokasi kamar menjadi salah satu detail yang paling sering disebut. Dalam video terlihat bantal merah dengan sprei merah yang menjadi latar. Pada versi yang disebut paling panjang, pria tersebut menuangkan cairan dari botol teh pucuk ke dalam gelas kecil, lalu memberikannya kepada perempuan itu. Keanehan muncul karena minuman tidak diberikan langsung dari botol, sehingga banyak yang mempertanyakan apakah isi botol tersebut benar-benar teh atau sesuatu yang lain.
Durasi Video Viral Botol Teh Pucuk
Video ini semakin viral karena beredar dalam berbagai versi durasi. Ada yang menyebut 1 menit 50 detik, ada pula yang mengklaim 13 menit lebih, hingga yang paling sering disebut berdurasi sekitar 17 menit. Perbedaan ini membuat banyak netizen yakin bahwa video tersebut terbagi dalam beberapa part.
Karena penasaran, banyak orang mulai mencari tautan yang diklaim sebagai video full. Kata kunci seperti “link video teh pucuk Lombok” pun ramai dicari. Sayangnya, sebagian besar link yang beredar di kolom komentar justru mengarah ke halaman mencurigakan, meminta login, atau bahkan tidak bisa diakses sama sekali.
Menariknya, botol teh pucuk sebenarnya pernah muncul dalam video viral lain dengan durasi lebih pendek. Dalam versi lama tersebut, botol terlihat kosong dan hanya dijadikan properti. Kini, kemunculan versi baru berdurasi lebih panjang membuat isu ini kembali mencuat dan dikaitkan dengan mahasiswa KKN di Lombok Timur.
Sebagian netizen bahkan meragukan keaslian video ini, mengingat teknologi kecerdasan buatan kini mampu membuat konten yang tampak sangat nyata. Meski begitu, ada pula yang yakin bahwa adegan membuka dan meminum dari botol tersebut terlihat natural.
Klarifikasi dari Pihak Kampus
Seiring membesarnya isu, pihak Universitas Mataram akhirnya memberikan klarifikasi. Ketua Satgas PPKS Unram, Joko Jumadi, menegaskan bahwa perempuan dalam video tersebut bukan mahasiswa Unram dan bukan peserta KKN di Lombok Timur. Ia menjelaskan bahwa video itu merupakan rekaman lama yang sudah beredar sejak September 2025, jauh sebelum pelaksanaan KKN.
Dari hasil penelusuran, ditemukan beberapa fakta penting. Pertama, logat perempuan dalam video tidak menunjukkan ciri khas daerah NTB. Kedua, hasil pencocokan wajah menunjukkan perbedaan yang cukup jelas dengan mahasiswi yang sempat dikaitkan. Kemiripan hanya terletak pada penggunaan kacamata.
Mahasiswi yang namanya terseret mengaku mengalami tekanan psikologis. Ia merasa stres, panik, bahkan takut keluar rumah karena khawatir dikenali orang. Keluarga dan teman-temannya juga ikut terdampak oleh isu yang tidak benar ini. Pihak kampus pun memberikan pendampingan agar kondisi mentalnya tetap terjaga.
Kasus ini menunjukkan betapa mudahnya sebuah video lama dimanipulasi menjadi isu baru. Akun-akun pihak ketiga memanfaatkan momen viral untuk menarik perhatian dan trafik, bahkan dengan cara menyebarkan link palsu. Hal ini sangat berisiko karena dapat mengancam keamanan data pribadi.
BACA JUGA: 2 Mahasiswa KKN Viral Durasi 17 Menit, Heboh Link Videy.co dan Klarifikasi Fakta di Lombok Timur
Kesimpulan
Video viral teh pucuk Lombok 17 menit bukanlah rekaman mahasiswa KKN di Lombok Timur seperti yang ramai dibicarakan. Fakta menunjukkan bahwa video tersebut merupakan konten lama yang kembali diangkat dan disalahartikan. Kejadian ini menjadi pelajaran penting agar masyarakat lebih bijak, tidak mudah percaya pada narasi sensasional, serta selalu memeriksa kebenaran sebelum membagikan informasi.








