Cara Sinkronisasi Dapodik 2026 C Dan 8 Solusi Gagal Sinkron Dapodik

Rilis aplikasi Dapodik versi 2026 C langsung menarik perhatian para operator sekolah di seluruh Indonesia. Versi ini membawa berbagai pembaruan yang bertujuan meningkatkan akurasi data, terutama yang berkaitan dengan peserta didik, pendidik, rombongan belajar, dan penyaluran bantuan pendidikan. Namun, di balik pembaruan tersebut, muncul banyak keluhan dari operator yang tidak bisa melakukan sinkronisasi.

Masalah gagal sinkron bukanlah hal baru dalam dunia Dapodik. Setiap rilis versi terbaru, hampir selalu ada kendala yang dialami sekolah. Mulai dari tidak munculnya menu sinkron, proses berhenti di tengah jalan, hingga status akun yang bermasalah. Jika tidak segera diatasi, data sekolah tidak akan terkirim ke pusat, sehingga berpotensi menghambat berbagai program yang bergantung pada Dapodik.

Karena itu, memahami cara sinkronisasi yang benar sekaligus mengetahui penyebab gagal sinkron menjadi hal yang sangat penting bagi operator.

Sekilas Tentang Dapodik 2026 C

Dapodik 2026 C merupakan versi lanjutan dari sistem pendataan pendidikan nasional yang digunakan untuk merekam seluruh data sekolah secara terintegrasi. Versi ini mengoptimalkan validasi data, memperketat peran akun pengguna, dan memperbaiki sistem pengiriman data ke server pusat.

Dalam versi ini, peran Kepala Sekolah menjadi kunci utama karena sinkronisasi hanya dapat dilakukan menggunakan akun tersebut. Selain itu, sistem validasi lokal juga lebih ketat dibandingkan versi sebelumnya.

Baca Juga:  Cara Mengajukan PIP di Dapodik 2026.B, Cut Off 31 Januari 2026

Langkah-Langkah Cara Sinkronisasi Dapodik 2026 C

Sebelum melakukan sinkron, pastikan aplikasi sudah benar-benar versi 2026 C.

  1. Buka aplikasi Dapodik dan masuk menggunakan akun operator.

  2. Masuk ke menu Validasi Lokal.

  3. Periksa apakah masih ada data berstatus invalid.

  4. Jika masih ada, selesaikan semua invalid sampai bernilai nol.

  5. Setelah itu, masuk ke menu Pengaturan.

  6. Pilih Tukar Akses Pengguna.

  7. Masukkan kode registrasi sekolah.

  8. Pilih akun Kepala Sekolah sebagai pengguna aktif.

  9. Klik Tukar Pengguna dan tunggu hingga berhasil.

  10. Lakukan validasi ulang untuk memastikan data tetap bersih.

  11. Setelah validasi selesai, buka menu Sinkronisasi.

  12. Centang seluruh pernyataan persetujuan.

  13. Klik Lanjut dan Simpan.

  14. Konfirmasi bahwa sekolah menerima dana BOS.

  15. Klik Proses Sinkron.

  16. Tunggu hingga proses mencapai 100 persen dan muncul notifikasi berhasil.

Proses ini biasanya memakan waktu antara 5 sampai 30 menit, tergantung kondisi server dan jaringan internet.

8 Penyebab Gagal Sinkron dan Solusinya

Tidak Bisa Tukar Pengguna Akun Kepala Sekolah

Masalah ini biasanya terjadi karena akun Kepala Sekolah di sistem pusat tidak ada atau justru ganda. Solusinya adalah meminta dinas menghapus akun ganda, menyisakan satu akun saja, lalu melakukan tarik data. Jika tetap gagal, lakukan instal ulang Dapodik versi 2026.

Tidak Muncul Menu Sinkronisasi

Hal ini terjadi karena Kepala Sekolah belum memiliki tugas tambahan atau role pengguna tidak terdaftar sebagai KS. Solusinya adalah meminta dinas menambahkan tugas tambahan Kepala Sekolah.

Baca Juga:  Solusi Tidak Bisa Login ke Akun Verval / Cara Update Password SDM Data

Akun Kepala Sekolah Tidak Terdaftar

Penyebabnya sama seperti poin pertama, yaitu akun tidak tersedia di sistem pusat. Solusinya adalah melakukan sinkron data akun melalui dinas.

Proses Sinkron Hilang di Tengah Jalan

Biasanya terjadi karena gangguan server atau bug aplikasi. Solusi paling aman adalah melakukan instal ulang.

Terdeteksi Profil Lama

Jika sistem mendeteksi profil lama, lakukan tarik data ulang agar menyesuaikan dengan data terbaru.

Stuck di Persentase Tertentu

Coba bersihkan cache browser. Jika masih terjadi, lakukan instal ulang aplikasi.

Status Tidak Terhubung

Periksa koneksi internet atau tunggu karena bisa jadi server pusat sedang bermasalah.

Sinkron Berubah Menjadi Tarik Data

Ini terjadi karena akun Kepala Sekolah bermasalah atau ganda. Solusinya sama seperti poin pertama.

Waktu Terbaik untuk Sinkronisasi

Disarankan melakukan sinkronisasi pada jam sepi seperti dini hari, pagi sebelum jam kerja, sore setelah jam kantor, atau malam hari. Pada jam-jam tersebut, server biasanya lebih stabil dan cepat.

Kesimpulan

Sinkronisasi Dapodik 2026 C membutuhkan ketelitian dan pemahaman yang baik. Dengan memastikan tidak ada invalid, menggunakan akun Kepala Sekolah, serta mengetahui solusi dari berbagai kendala, proses sinkron dapat berjalan lebih lancar. Jika masih mengalami masalah, sebaiknya segera berkoordinasi dengan dinas agar data sekolah tetap aman dan terkirim ke pusat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button