Cara Mengisi Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah 2026 di Ruang GTK, Catat Tahapan Pentingnya

Pengelolaan kinerja kepala sekolah tahun 2026 menjadi bagian dari upaya pembaruan sistem evaluasi kepemimpinan pendidikan di Indonesia. Pemerintah melakukan penyempurnaan agar penilaian kinerja kepala sekolah tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar mencerminkan kualitas kepemimpinan dalam meningkatkan mutu satuan pendidikan.
Pada tahun 2026, cakupan pengelolaan kinerja diperluas. Kepala sekolah dari sekolah swasta, sekolah inklusif, serta pendidikan khusus kini secara resmi masuk dalam sistem pengelolaan kinerja di Ruang GTK. Perubahan ini menandai komitmen agar seluruh kepala sekolah dinilai dengan standar yang sama dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Sekilas Tentang Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah di Ruang GTK
Pengelolaan kinerja kepala sekolah dilakukan melalui Ruang GTK dengan sistem tahunan. Prosesnya terdiri dari perencanaan kinerja pada bulan Januari, pelaksanaan kinerja mulai Februari hingga November, dan penilaian di akhir tahun. Sistem ini tidak lagi menggunakan unggah dokumen maupun perhitungan poin.
Perencanaan kinerja kepala sekolah dilakukan dengan melibatkan tim kinerja dan pejabat penilai kinerja, yaitu pengawas sekolah. Menariknya, perencanaan kinerja kepala sekolah akan langsung disetujui secara otomatis setelah dikirim.
Cara Login dan Mengatur Periode Kinerja 2026
-
Masuk ke halaman pengelolaan kinerja melalui Ruang GTK
-
Login menggunakan akun belajar.id
-
Klik nama akun di pojok kanan atas
-
Pilih menu ganti periode
-
Tentukan periode Januari sampai Desember 2026 lalu klik pilih
Setelah periode aktif, kepala sekolah dapat melanjutkan ke tahap pengisian perencanaan kinerja.
Memilih Peran Kepala Sekolah sebagai Pegawai
Pada menu sebelah kiri, pilih kepala sekolah kemudian klik sebagai pegawai. Sistem akan menampilkan halaman konfirmasi tim kinerja dan pejabat penilai kinerja. Pastikan pejabat penilai kinerja sudah sesuai, yaitu pengawas sekolah yang membina satuan pendidikan tersebut.
Langkah ini penting karena seluruh proses penilaian nantinya mengacu pada data tim kinerja dan pejabat penilai yang ditetapkan.
Memulai Perencanaan Kinerja Kepala Sekolah
Tahap perencanaan dimulai dengan pengecekan data diri. Kepala sekolah perlu memastikan biodata dan informasi jabatan sudah sesuai. Jika terdapat kesalahan, data dapat diperbaiki sebelum melanjutkan.
Setelah data dikonfirmasi benar, kepala sekolah diminta memilih satu indikator yang akan menjadi fokus peningkatan kinerja selama satu tahun ke depan.
Menentukan Fokus Kinerja Berdasarkan Rapor Pendidikan
Sistem menyediakan rekomendasi indikator berdasarkan rapor pendidikan satuan pendidikan. Biasanya, rekomendasi ini berkaitan dengan aspek yang masih memerlukan peningkatan, seperti kualitas pembelajaran.
Contohnya, jika rapor pendidikan menunjukkan kelemahan pada manajemen kelas atau pembelajaran interaktif, kepala sekolah dapat memilih fokus peningkatan kualitas praktik pembelajaran. Pemilihan indikator ini sebaiknya didiskusikan dengan tim kinerja dan pengawas sekolah agar sesuai dengan kebutuhan nyata di sekolah.
Mengisi Praktik Kepemimpinan Kepala Sekolah
Setelah memilih fokus kinerja, kepala sekolah akan diarahkan untuk mengisi praktik kepemimpinan. Praktik ini berkaitan dengan upaya perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut observasi kinerja guru dalam rangka meningkatkan implementasi pembelajaran mendalam.
Setiap sekolah memiliki tantangan yang berbeda, sehingga praktik kepemimpinan yang dipilih harus relevan dengan kondisi satuan pendidikan masing-masing.
Menentukan Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi bertujuan meningkatkan kapasitas kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran. Kepala sekolah diminta memilih satu indikator kompetensi yang menjadi fokus peningkatan.
Indikator yang dipilih sebaiknya selaras dengan fokus kinerja, misalnya keterlibatan dalam organisasi profesi, pengembangan kepemimpinan pendidikan, atau peningkatan kualitas pembelajaran di satuan pendidikan.
Mengisi Perilaku Kerja Kepala Sekolah
Perilaku kerja menjadi aspek yang sangat menentukan hasil penilaian. Terdapat tujuh aspek perilaku kerja yang harus diisi, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
Setiap aspek memiliki pilihan ekspektasi yang dapat disesuaikan dengan karakter dan gaya kepemimpinan kepala sekolah. Pengisian perilaku kerja harus dilakukan secara jujur dan realistis, karena nilai perilaku kerja yang berada di bawah ekspektasi dapat berdampak besar pada hasil akhir penilaian.
Rangkuman dan Pengiriman Perencanaan
Setelah seluruh bagian terisi, kepala sekolah akan melihat rangkuman perencanaan kinerja. Pada tahap ini, seluruh isian dapat ditinjau kembali. Jika sudah sesuai, klik kirim perencanaan dan lakukan konfirmasi.
Berbeda dengan guru, perencanaan kinerja kepala sekolah akan langsung disetujui secara otomatis dan dikirim ke pejabat penilai kinerja dalam waktu maksimal 1 x 24 jam.
Tahap Pelaksanaan Kinerja
Setelah perencanaan selesai, sistem akan menampilkan keterangan menunggu periode pelaksanaan kinerja. Kepala sekolah dapat mulai melaksanakan kinerja sesuai perencanaan mulai tanggal 1 Februari. Seluruh aktivitas kepemimpinan selama tahun berjalan akan menjadi bagian dari penilaian akhir.
Kesimpulan
Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah 2026 di Ruang GTK dirancang lebih sederhana, terarah, dan berbasis kebutuhan satuan pendidikan. Dengan perencanaan yang matang, pemilihan fokus kinerja yang tepat, serta perilaku kerja yang konsisten sesuai ekspektasi, kepala sekolah dapat menjalankan peran strategisnya secara optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan.








