Cara Mengatasi Ada Peserta ANBK Tidak Bisa Ikut ANBK di Sekolah

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) merupakan program penting dari Kementerian Pendidikan untuk menilai mutu pendidikan di Indonesia. Namun, dalam praktiknya sering muncul kendala, salah satunya ketika ada peserta yang tidak bisa hadir karena berbagai alasan, seperti sakit, pindah sekolah (mutasi), atau halangan mendadak lainnya. Kondisi ini sering membingungkan proktor maupun operator sekolah yang bertugas, terutama jika baru pertama kali terlibat dalam pelaksanaan ANBK.
Agar pelaksanaan ANBK tetap berjalan lancar, ada prosedur resmi yang bisa dilakukan, baik jika tersedia peserta cadangan maupun jika tidak ada pengganti. Berikut pembahasan lengkapnya.
Mengganti Peserta dengan Cadangan
Salah satu solusi yang disediakan adalah penggunaan peserta cadangan. Setiap sekolah biasanya memiliki daftar siswa utama (sampling) dan siswa cadangan. Peserta cadangan ini disiapkan untuk menggantikan siswa utama yang berhalangan hadir.
Langkah-langkah aktivasi peserta cadangan:
-
Login ke Web ANBK
Masuk menggunakan akun sekolah seperti biasa. -
Pilih Menu Aktivasi Peserta Cadangan
Buka menu Asesmen Nasional → Aktivasi Peserta Cadangan. -
Ajukan Pergantian
Pilih nama peserta utama yang tidak hadir, lalu pilih peserta cadangan yang akan menggantikannya. -
Simpan Data dan Cetak Kartu Tes
Setelah disimpan, sistem akan menampilkan kartu tes khusus untuk peserta cadangan. Cetak kartu tersebut agar siswa bisa login ke aplikasi ANBK. -
Aktifkan di Proktor Browser
Jangan lupa mengaktifkan akun peserta cadangan di Proktor Browser supaya bisa digunakan login pada perangkat ujian.
Catatan penting: Jika cadangan sudah menggantikan, maka ia akan terus menjadi peserta hingga ANBK selesai. Peserta utama tidak bisa kembali lagi ke daftar ujian.
Pengisian Berita Acara
Setiap perubahan peserta wajib dicatat dalam berita acara.
-
Masuk ke menu Berita Acara Pelaksanaan.
-
Pilih hari pelaksanaan, centang nama siswa yang tidak hadir.
-
Isi alasan ketidakhadiran (sakit, mutasi, tidak naik kelas, dll.).
-
Tambahkan keterangan siapa peserta cadangan yang menggantikannya.
-
Simpan data, lalu unggah daftar hadir sesuai kondisi (peserta utama dan cadangan).
Dengan begitu, semua proses tercatat resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jika Tidak Ada Peserta Cadangan
Bagaimana jika sekolah tidak menyiapkan cadangan? Prosesnya lebih sederhana:
-
Isi berita acara dengan nama peserta yang tidak hadir dan alasan ketidakhadirannya.
-
Tambahkan keterangan bahwa tidak ada siswa cadangan sebagai pengganti.
-
Unggah hanya daftar hadir peserta utama tanpa menambahkan daftar hadir cadangan.
Langkah ini memastikan administrasi tetap rapi meskipun ada siswa yang tidak ikut ANBK.
Kasus Siswa Mutasi Masuk
Sering kali muncul pertanyaan: bagaimana jika ada siswa baru pindahan (mutasi masuk) tapi tidak masuk dalam daftar ANBK?
Jawabannya, siswa tersebut tidak wajib mengikuti ANBK. Alasannya karena penilaian ANBK bertujuan mengevaluasi kualitas pembelajaran di sekolah, sedangkan siswa baru belum memiliki pengalaman belajar di sekolah tersebut. Jadi, absen dalam ANBK bukanlah masalah.
Informasi Tambahan Tentang Peserta Cadangan
Ada beberapa hal yang perlu dipahami mengenai peserta cadangan:
-
Tidak perlu mengisi daftar hadir jika tidak digunakan untuk menggantikan.
-
Tidak perlu diaktifkan user login-nya di Proktor Browser jika semua peserta utama hadir.
-
Daftar hadir peserta cadangan tidak perlu diunggah jika memang tidak ada yang digantikan.
-
Peserta cadangan hanya bisa menggantikan dari awal ujian, bukan di tengah-tengah pelaksanaan. Jika peserta utama sudah login dan mulai mengerjakan, ia tidak bisa digantikan.
Baca juga: Cara Tarik Peserta ANBK Ke Web ANBK Lengkap & Mudah Untuk Pemula
Kesimpulan
Ketidakhadiran peserta ANBK adalah hal yang bisa terjadi dan tidak perlu menjadi masalah besar. Solusi yang tersedia cukup jelas: gunakan peserta cadangan jika ada, atau catat ketidakhadiran dalam berita acara jika tidak ada pengganti. Sementara itu, siswa mutasi masuk yang belum tercatat dalam sistem tidak perlu dipaksakan ikut ANBK.
Dengan mengikuti prosedur ini, sekolah tetap bisa menjalankan ANBK secara tertib, rapi, dan sesuai aturan. Kuncinya ada pada ketelitian proktor dan operator dalam mengelola sistem serta memastikan semua administrasi tercatat dengan baik.






