Cara Login Portal Pintar Kemenag Menggunakan Akun EMIS GTK

Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi guru dengan menghadirkan berbagai layanan digital. Salah satu platform yang kini banyak digunakan adalah Portal Pintar Kemenag. Melalui portal ini, para guru dapat mengikuti berbagai pelatihan online secara gratis maupun berbayar.
Namun, belakangan muncul keluhan dari para guru yang gagal mendaftar akun baru di Portal Pintar karena kendala teknis. Menariknya, kini ada solusi praktis: login menggunakan akun EMIS GTK atau Simpatika, tanpa harus membuat akun baru lagi. Cara ini lebih mudah dan cepat, sehingga guru bisa langsung mengakses pelatihan tanpa ribet.
Apa Itu Portal Pintar Kemenag?
Portal Pintar Kemenag merupakan sistem pembelajaran berbasis digital yang disediakan oleh Pusdiklat Kemenag. Platform ini menampung berbagai pelatihan daring yang bisa diikuti oleh guru madrasah di seluruh Indonesia. Keunggulannya adalah semua aktivitas dapat dilakukan secara online, mulai dari pendaftaran, mengikuti pelatihan, hingga mendapatkan sertifikat.
Dulu, pengguna harus membuat akun baru dengan mengisi NIP/NIK dan password. Sayangnya, banyak guru mengalami kendala saat registrasi. Sekarang Kemenag memberikan jalur alternatif melalui SSO (Single Sign-On) menggunakan akun yang sudah dimiliki guru, seperti Simpatika atau EMIS GTK.
Dengan sistem ini, guru tidak perlu mendaftar ulang. Cukup gunakan akun resmi yang sudah terdaftar di sistem Kemenag.
Langkah-Langkah Cara Login Portal Pintar Kemenag Menggunakan Akun EMIS GTK
Berikut panduan lengkap yang bisa diikuti:
-
Buka browser di perangkat Anda (bisa laptop atau ponsel).
-
Akses alamat resmi Portal Pintar Kemenag melalui:
pintar.kemenag.go.id. -
Pilih menu Masuk di halaman utama.
-
Akan muncul pilihan login. Klik Masuk dengan SSO Simpatika/EMIS GTK.
-
Masukkan username dan password akun EMIS GTK atau Simpatika yang Anda miliki.
-
Setelah login, sistem akan menampilkan notifikasi izin akses, berisi keterangan bahwa Portal Pintar akan menggunakan data dasar Anda (nama dan email). Klik Lanjutkan.
-
Selanjutnya, isi kelengkapan data diri yang diminta, seperti:
-
Nama lengkap
-
Status perkawinan
-
Status pegawai (ASN/non-ASN)
-
Instansi
-
Jenis kelamin
-
Tempat dan tanggal lahir
-
Alamat lengkap (kabupaten, kecamatan, desa)
-
Nomor HP aktif
-
Email aktif
-
-
Klik Simpan Perubahan untuk menyelesaikan pengisian data profil.
-
Setelah data tersimpan, Anda bisa langsung memilih pelatihan yang tersedia sesuai jadwal.
Keuntungan Login dengan EMIS GTK
Menggunakan akun EMIS GTK atau Simpatika jelas lebih praktis. Berikut beberapa kelebihannya:
-
Tanpa registrasi ulang → tidak perlu membuat akun baru yang sering kali gagal didaftarkan.
-
Lebih aman → karena login memakai akun resmi Kemenag.
-
Data otomatis terintegrasi → profil guru sudah tercatat dalam sistem, sehingga tidak perlu isi data dari nol.
-
Akses cepat ke pelatihan → guru bisa langsung fokus mengikuti kelas tanpa ribet administrasi.
Mengikuti Pelatihan di Portal Pintar
Setelah berhasil login, guru bisa melihat daftar pelatihan yang tersedia. Misalnya, program pelatihan yang digelar pada momen tertentu seperti “Spesial Pintar Merdeka” yang menghadirkan berbagai kelas tematik. Untuk bergabung, cukup pilih pelatihan yang diinginkan lalu ikuti petunjuk pendaftaran yang tersedia.
Sertifikat hasil pelatihan pun dapat diunduh langsung dari portal setelah kegiatan selesai, sehingga bisa menjadi bukti peningkatan kompetensi guru.
Baca juga: Solusi Gagal Login Info GTK Terbaru, Ini Cara Mengatasinya!
Kesimpulan
Kini, login ke Portal Pintar Kemenag menjadi jauh lebih mudah berkat adanya fitur SSO EMIS GTK dan Simpatika. Guru tidak perlu repot membuat akun baru, cukup gunakan akun yang sudah dimiliki. Setelah login, lengkapi data diri, lalu Anda bisa langsung memilih pelatihan sesuai kebutuhan.
Dengan sistem ini, Kemenag tidak hanya mempermudah akses guru terhadap pelatihan, tetapi juga menjaga keamanan data dengan menggunakan akun resmi yang sudah terintegrasi. Jadi, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk terus meningkatkan kompetensi melalui Portal Pintar Kemenag.





