Cara Isi Pengelolaan Kinerja Guru 2026 di Ruang GTK, Catat 7 Poin Penting Ini!

Tahun 2026 menjadi fase penting dalam transformasi sistem pengelolaan kinerja guru di Indonesia. Pemerintah melakukan penyempurnaan agar proses penilaian kinerja tidak lagi terasa rumit, administratif, dan membebani guru. Jika sebelumnya guru harus mengunggah banyak dokumen serta mengumpulkan poin, kini sistem pengelolaan kinerja dibuat lebih sederhana, fokus pada praktik nyata di satuan pendidikan, dan dilaksanakan hanya satu kali dalam setahun.

Pengelolaan kinerja guru 2026 hadir untuk menjangkau lebih banyak pendidik, termasuk guru ASN di sekolah swasta, kepala sekolah di sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat, serta guru pendidikan khusus. Perubahan ini menunjukkan bahwa sistem penilaian kinerja tidak lagi eksklusif, tetapi inklusif dan relevan dengan kondisi lapangan.

Sekilas Tentang Pengelolaan Kinerja di Ruang GTK

Pengelolaan Kinerja Guru 2026 dilaksanakan melalui platform Ruang GTK. Sistem ini dirancang dengan alur yang jelas, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dalam satu periode tahunan, yaitu Januari hingga Desember 2026. Tidak ada lagi unggah dokumen dan tidak menggunakan sistem berbasis poin.

Guru hanya perlu mengisi rencana kinerja di awal tahun, melaksanakan praktik kinerja sepanjang tahun, serta menjalani proses penilaian di akhir periode. Semua aktivitas ini terintegrasi dan dipantau oleh kepala sekolah melalui akun atasan di Ruang GTK.

Langkah Awal Masuk Pengelolaan Kinerja Guru 2026

  1. Buka mesin pencarian dan ketik pengelolaan kinerja

  2. Pilih hasil teratas yang mengarah ke Ruang GTK pengelolaan kinerja

  3. Login menggunakan akun belajar.id milik guru

  4. Setelah berhasil masuk, klik menu di kanan atas lalu pilih ganti periode

  5. Tentukan periode Januari sampai Desember 2026 dan simpan perubahan

Baca Juga:  Cara Install Ulang Aplikasi Dapodik 2025.C / Cara Install Dapodik 2025.C di Laptop Baru

Setelah periode berhasil diubah, guru akan melihat linimasa kegiatan yang dimulai dari perencanaan kinerja pada bulan Januari.

1. Tahap Perencanaan Kinerja Guru

Tahap perencanaan wajib diselesaikan maksimal tanggal 31 Januari. Pada tahap ini, guru perlu memilih peran sebagai pegawai, kemudian memulai pengisian perencanaan kinerja.

Langkah pertama adalah memeriksa data diri. Guru wajib memastikan biodata, jenjang jabatan, dan informasi lainnya sudah sesuai. Jika terdapat ketidaksesuaian, data dapat diperbaiki sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Mengisi Pelaksanaan Tugas Pokok

Pada bagian tugas pokok, guru akan menemukan indikator yang telah disesuaikan dengan kebijakan pembelajaran mendalam. Salah satu poin penting adalah upaya mewujudkan pembelajaran yang bermutu untuk semua.

Guru diminta memilih aktivitas pembimbingan atau pelatihan yang relevan, seperti kegiatan ekstrakurikuler, kokurikuler, atau peran sebagai guru wali. Pilihan ini disesuaikan dengan kondisi dan jenjang sekolah masing-masing, baik SD, SMP, maupun jenjang lainnya.

Selain itu, terdapat kolom tugas tambahan yang bersifat opsional. Meskipun tidak wajib, pengisian tugas tambahan sangat disarankan agar gambaran kinerja guru lebih komprehensif. Contoh tugas tambahan antara lain guru piket, wali kelas, pembina ekstrakurikuler, koordinator KKG, atau koordinator pengelolaan kinerja guru.

3. Menentukan Praktik Kinerja Berdasarkan Rapor Pendidikan

Tahap berikutnya adalah praktik kinerja. Pada bagian ini, sistem akan menampilkan rekomendasi berdasarkan rapor pendidikan satuan pendidikan. Guru disarankan memilih indikator prioritas yang masih membutuhkan peningkatan.

Contohnya, jika kualitas pembelajaran dinilai masih kurang pada aspek manajemen kelas, maka guru dapat memilih praktik kinerja yang berkaitan dengan penerapan disiplin positif atau pembuatan kesepakatan kelas. Pemilihan indikator yang selaras dengan rapor pendidikan akan memudahkan proses evaluasi di akhir tahun.

Baca Juga:  Cara Mengerjakan dan Mengisi Sulingjar Di HP, 100% Berhasil dan Aman!

4. Pengisian Pengembangan Kompetensi

Pengembangan kompetensi berfokus pada peningkatan kapasitas guru, bukan pada peserta didik. Guru memilih area kompetensi yang ingin ditingkatkan, misalnya pembelajaran efektif yang berpusat pada murid, strategi manajemen kelas, atau pendekatan pedagogis lainnya yang relevan dengan praktik kinerja yang dipilih sebelumnya.

5. Mengisi Perilaku Kerja Secara Cermat

Perilaku kerja terdiri dari tujuh aspek yang harus diisi seluruhnya, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Setiap aspek harus dipilih sesuai ekspektasi.

Perlu dipahami bahwa nilai perilaku kerja sangat menentukan hasil akhir penilaian. Meskipun praktik kinerja memperoleh nilai tinggi, perilaku kerja yang berada di bawah ekspektasi dapat menyebabkan hasil penilaian keseluruhan menjadi kurang.

6. Rangkuman dan Pengajuan Perencanaan

Setelah semua bagian terisi, guru akan masuk ke halaman rangkuman. Pada tahap ini, seluruh isian dapat ditinjau ulang dan diperbaiki jika diperlukan. Jika sudah sesuai, guru dapat mengajukan perencanaan kinerja untuk diverifikasi oleh kepala sekolah.

Setelah dikonfirmasi, perencanaan kinerja dianggap selesai dan guru tinggal menunggu persetujuan dari atasan.

7. Pelaksanaan dan Penilaian Kinerja Sepanjang Tahun

Tahap pelaksanaan berlangsung dari Februari hingga November. Waktu yang panjang ini memberikan fleksibilitas bagi guru untuk menerapkan praktik kinerja tanpa tekanan. Penilaian akan dilakukan di akhir periode berdasarkan kesesuaian perencanaan, praktik kinerja, dan perilaku kerja.

Kesimpulan

Pengelolaan Kinerja Guru 2026 di Ruang GTK menawarkan sistem yang lebih sederhana, relevan, dan manusiawi. Dengan satu kali pengisian perencanaan, tanpa unggah dokumen, serta fokus pada praktik nyata di kelas, guru dapat menjalankan tugas profesionalnya dengan lebih nyaman. Kunci keberhasilan terletak pada ketelitian saat mengisi perencanaan, kesesuaian praktik kinerja dengan rapor pendidikan, dan konsistensi menjaga perilaku kerja sepanjang tahun.

Baca Juga:  Cara Agar Validasi Info GTK Tahap 3 Valid dan TPG Cair!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button