Cara Input Bantuan Digitalisasi IFP dan Laptop di Dapodik 2026.B Terbaru!

Program bantuan digitalisasi sekolah menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Melalui bantuan ini, satuan pendidikan menerima perangkat pendukung seperti Interactive Flat Panel atau smartboard serta laptop untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, administrasi, dan peningkatan mutu layanan pendidikan. Pada tahun ajaran terbaru, bantuan tersebut harus dicatat secara benar di aplikasi Dapodik versi 2026.B agar status kepemilikan dan sumber perolehan sarana prasarana tercatat valid.

Masih banyak operator sekolah yang bingung ketika bantuan sudah diterima secara fisik, namun belum memahami cara menginputnya ke Dapodik. Kesalahan input dapat menyebabkan data sarana tidak terbaca sebagai bantuan pemerintah. Oleh karena itu, pengisian bantuan digitalisasi ini perlu dilakukan secara sistematis dan sesuai alur yang tersedia di aplikasi.

Sekilas Tentang Input Bantuan Digitalisasi di Dapodik 2026.B

Pada versi Dapodik 2026.B, penginputan bantuan digitalisasi tidak langsung dilakukan melalui menu alat. Sekolah wajib membuat terlebih dahulu data jenis bantuan pada menu sekolah melalui tab blockgrant. Tujuannya agar setiap alat yang diinput memiliki sumber perolehan yang jelas, sehingga tidak dianggap sebagai aset mandiri sekolah.

Berbeda dengan sistem lama saat bantuan TIK Chromebook otomatis tersedia, pada versi terbaru operator harus menambahkan jenis bantuan secara manual. Bantuan digitalisasi seperti IFP dan laptop tetap dikategorikan sebagai bantuan TIK, namun penamaan dan peruntukan bisa disesuaikan agar mudah dikenali.

Baca Juga:  2 Cara Login SP Datadik Terbaru 2026 dan Tips Cepat Akses untuk Operator Sekolah

Tutorial Lengkap Cara Input Bantuan Digitalisasi IFP dan Laptop

Berikut langkah-langkah lengkap yang perlu dilakukan operator sekolah di Dapodik 2026.B.

Langkah 1 Membuat Jenis Bantuan di Menu Sekolah

Masuk ke aplikasi Dapodik menggunakan akun operator sekolah. Setelah berhasil login, pilih menu Sekolah. Di dalam menu tersebut, cari dan klik tab Blockgrant. Pada halaman ini akan terlihat daftar bantuan yang pernah diterima sekolah.

Klik tombol Tambah untuk membuat jenis bantuan baru. Pada kolom nama bantuan, ketikkan Bantuan Digitalisasi atau Bantuan TIK sesuai kebutuhan sekolah. Untuk tahun bantuan, sesuaikan dengan tahun penerimaan, misalnya 2025 atau 2026.

Pada bagian sumber dana, pilih direktorat yang sesuai dengan jenjang sekolah. PAUD dapat memilih Direktorat PAUD, SD dapat menyesuaikan dengan Direktorat Pendidikan Dasar, dan jenjang lain disesuaikan dengan direktorat terkait yang tersedia pada sistem.

Jenis bantuan dapat diisi dengan Bantuan TIK. Pada kolom peruntukan dana, tuliskan IFP dan Laptop agar jelas satu paket bantuan yang diterima. Besaran bantuan dan dana pendamping dapat dikosongkan atau diisi nol. Setelah semua kolom terisi, klik Simpan.

Langkah 2 Masuk ke Menu Sarpras dan Pilih Ruangan

Setelah jenis bantuan berhasil dibuat, lanjutkan ke menu Sarana Prasarana. Pilih submenu Alat. Tentukan ruangan tempat IFP dan laptop ditempatkan, misalnya ruang kepala sekolah, ruang guru, atau ruang kelas.

Baca Juga:  Cara Install DAPODIK 2026.B Terbaru, Perhatikan Poin Penting Ini Jangan Sampai Salah

Klik ruangan yang dipilih agar input alat tersimpan sesuai lokasi sebenarnya. Penempatan ruangan penting agar data sarpras mencerminkan kondisi riil di sekolah.

Langkah 3 Input IFP atau Smartboard

Klik tombol Tambah pada menu alat. Pada kolom jenis sarana, ketik kata kunci smart hingga muncul pilihan Smartboard. Pilih Smartboard karena IFP termasuk dalam kategori tersebut.

Isi nama alat dengan IFP atau Interactive Flat Panel. Spesifikasi dapat diisi sesuai perangkat yang diterima, misalnya merek, ukuran layar, dan seri. Kepemilikan pilih Milik Sekolah, kemudian klik Simpan.

Setelah alat tersimpan, klik data smartboard tersebut. Pilih menu aksi, lalu masuk ke Periodik. Isi jumlah layak dengan angka sesuai unit yang diterima, biasanya satu unit. Klik Simpan dan Tutup.

Langkah 4 Mengaitkan IFP dengan Bantuan Digitalisasi

Masih pada data smartboard, klik menu aksi dan pilih Dihasilkan dari Blockgrant. Klik Tambah, lalu pilih bantuan digitalisasi yang telah dibuat sebelumnya. Klik Simpan hingga muncul notifikasi berhasil.

Langkah ini sangat penting agar sistem mengenali bahwa smartboard tersebut berasal dari bantuan pemerintah.

Langkah 5 Input Laptop Bantuan Digitalisasi

Untuk laptop, langkahnya hampir sama. Pastikan ruangan sudah dipilih. Klik Tambah, lalu pada jenis sarana ketik Laptop dan pilih opsi yang tersedia.

Isi nama laptop sesuai perangkat yang diterima, misalnya merek atau seri. Spesifikasi dapat mencantumkan prosesor, RAM, dan kapasitas penyimpanan. Kepemilikan tetap dipilih Milik Sekolah. Klik Simpan.

Masuk ke menu periodik laptop, isi jumlah layak sesuai unit yang diterima, kemudian simpan. Setelah itu, kaitkan laptop dengan bantuan digitalisasi melalui menu Dihasilkan dari Blockgrant seperti langkah pada IFP.

Kesimpulan

Input bantuan digitalisasi IFP dan laptop di Dapodik 2026.B harus dilakukan secara berurutan agar data tercatat valid. Dimulai dari pembuatan jenis bantuan di menu blockgrant, dilanjutkan dengan input alat pada menu sarpras, pengisian periodik, hingga pengaitan dengan sumber bantuan. Jika semua langkah dilakukan dengan ben

Baca Juga:  2 Cara Input Peserta Didik Baru di Dapodik 2026 Operator Sekolah Wajib Tahu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button