Apakah Aplikasi Duke Energy Investasi Bodong? Awas SCAM!

Aplikasi Duke Energy belakangan ini viral di media sosial karena menjanjikan keuntungan finansial melalui sistem investasi digital. Platform ini mengklaim mampu memberikan penghasilan pasif bagi penggunanya tanpa perlu keahlian khusus atau kerja keras. Dengan promosi masif melalui referral, bonus deposit, dan video testimoni, banyak orang mulai tertarik mencoba aplikasi ini.

Namun di balik popularitasnya, muncul berbagai peringatan dari warganet dan pengamat keuangan yang menyebut aplikasi ini sebagai bagian dari skema Ponzi, yaitu modus penipuan dengan menggunakan uang pendaftar baru untuk membayar keuntungan pendaftar lama.

Cara Menghasilkan Uang di Aplikasi Duke Energy

Sistem Deposit dan Return

Pengguna diminta untuk melakukan deposit sejumlah uang, yang diklaim akan dikelola oleh pihak aplikasi untuk menghasilkan keuntungan harian atau mingguan. Nominal yang didepositkan menentukan jumlah return atau penghasilan yang akan diterima.

Program Referral

Selain return dari investasi, aplikasi Duke Energy juga menawarkan komisi tambahan bagi pengguna yang berhasil mengajak orang lain untuk mendaftar dan berinvestasi. Komisi ini bisa didapat dalam bentuk persentase dari deposit orang yang direkrut.

Misi Harian

Beberapa pengguna melaporkan bahwa aplikasi juga menyediakan fitur tugas harian, seperti mengklik iklan, mempromosikan tautan referral, atau menyelesaikan survei, untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Duke Energy Apakah Terbukti Membayar atau Penipuan?

Berdasarkan hasil investigasi dan pengakuan dari sejumlah mantan pengguna, aplikasi Duke Energy belum memiliki bukti kuat bahwa dana investasi dikelola secara legal atau produktif. Sebaliknya, arus kas dalam sistem ini hanya berasal dari deposit pengguna baru, yang digunakan untuk membayar bonus pengguna lama.

Baca Juga:  Cara Claim Faucet dan Transfer Tesnet di IBVM Wallet Untuk Pemula

Satu hal yang sangat mencurigakan adalah tidak adanya izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aplikasi ini tidak memiliki legalitas sebagai lembaga keuangan atau manajer investasi yang sah di Indonesia, sehingga masuk kategori investasi ilegal atau bodong.

Testimoni Pengguna

Sejumlah pengguna mengaku awalnya memang mendapatkan bayaran, namun jumlahnya kecil dan hanya bertahan selama beberapa minggu. Ketika mereka mencoba menarik uang dalam jumlah besar atau ketika aplikasi mulai sepi pengguna baru, proses pencairan dana menjadi gagal atau dana tidak masuk sama sekali.

Ada juga laporan bahwa beberapa “leader” atau “promotor” yang aktif merekrut orang kini mengaku menjadi korban, padahal sebelumnya telah mendapatkan keuntungan dari banyaknya referral.

Aplikasi ini sempat mengklaim memiliki kantor dan kerap muncul di berbagai promosi media sosial. Namun, bukti fisik dari kantor tersebut tidak pernah bisa diverifikasi secara jelas, dan mayoritas promosi dilakukan oleh akun anonim atau orang yang memang diuntungkan dari sistem referral.

Kapan Duke Energy Akan Scam?

Skema Ponzi seperti yang diduga diterapkan oleh aplikasi Duke Energy akan runtuh saat tidak ada lagi pengguna baru yang bergabung atau melakukan deposit. Pada titik itu, sistem tidak lagi mampu membayar return yang dijanjikan, dan para investor akan kehilangan seluruh dananya.

Ketika itu terjadi, para promotor biasanya akan menghilang atau mengaku menjadi korban, dan para investor kecil akan menanggung kerugian besar.

Baca Juga:  Investasi di Aplikasi ERC Id Com Apakah Aman, atau Sudah SCAM? Review Terbaru!

Kesimpulan

Aplikasi Duke Energy memperlihatkan semua ciri investasi bodong: tidak legal, sistem Ponzi, dan promosi masif tanpa transparansi. Meskipun terlihat menguntungkan di awal, pengguna justru berisiko besar menjadi korban penipuan.

Lebih baik berinvestasi di tempat yang jelas, resmi, dan diawasi otoritas keuangan, daripada mempertaruhkan dana Anda di sistem yang penuh tipu daya seperti Duke Energy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button