Apa Itu SIMTUN di Info GTK? Penjelasan Lengkap untuk Guru Baru Lulus PPG

Terbitnya Nomor Registrasi Guru atau NRG bagi lulusan PPG beberapa waktu terakhir menjadi topik hangat di kalangan pendidik. Banyak guru yang baru pertama kali membuka menu kelulusan sertifikasi di Info GTK mendapati beberapa istilah baru yang terasa asing, salah satunya SIMTUN dan KSG. Tak sedikit yang bertanya, apa sebenarnya fungsi SIMTUN, mengapa status masih belum valid, dan apa hubungannya dengan pencairan tunjangan profesi guru.
Kondisi ini wajar, terutama bagi guru yang baru lulus PPG dan belum pernah bersentuhan langsung dengan sistem administrasi tunjangan. Oleh karena itu, pemahaman tentang SIMTUN, NRG, dan KSG menjadi penting agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Pengertian NRG dalam Sistem Sertifikasi Guru
NRG adalah singkatan dari Nomor Registrasi Guru. Nomor ini merupakan identitas unik yang diberikan kepada guru yang telah dinyatakan lulus sertifikasi pendidik melalui program PPG. Keberadaan NRG menjadi bukti formal bahwa seorang guru telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
Bagi guru lulusan PPG, NRG bukan sekadar angka. Nomor ini menjadi dasar pengakuan profesionalisme sekaligus menjadi syarat utama dalam proses administrasi tunjangan profesi guru. Tanpa NRG, status sertifikasi belum dianggap lengkap oleh sistem.
Peran KSG dalam Penerbitan NRG
Di balik terbitnya NRG, terdapat peran penting KSG atau Konsorsium Sertifikasi Guru. KSG adalah lembaga yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan dan pengelolaan proses sertifikasi guru di Indonesia. Setelah guru menyelesaikan seluruh tahapan PPG dan dinyatakan lulus, data kelulusan akan diverifikasi oleh KSG.
Proses ini tidak dilakukan secara instan. Data lulusan dikumpulkan, dicek kesesuaiannya, lalu diterbitkan NRG sebagai tanda resmi kelulusan sertifikasi. Setelah terbit, NRG kemudian didistribusikan kepada guru melalui sistem digital seperti Info GTK dan SIM PKB.
Apa Itu SIMTUN dan Mengapa Penting
SIMTUN adalah singkatan dari Sistem Informasi Manajemen Tunjangan. Sistem ini digunakan untuk mengelola seluruh data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru. Jika KSG berperan sebagai penerbit NRG, maka SIMTUN berfungsi sebagai sistem yang mengelola penggunaan NRG tersebut dalam proses pencairan tunjangan.
NRG yang sudah diterbitkan tidak akan memiliki dampak apa pun jika belum tercatat di SIMTUN. Sistem inilah yang menjadi acuan utama dalam penerbitan SKTP dan penyaluran tunjangan profesi guru.
Alur Data dari KSG ke SIMTUN
Setelah NRG diterbitkan oleh KSG, data tersebut akan disinkronkan ke SIMTUN melalui mekanisme terpusat. Proses sinkronisasi ini dilakukan secara bertahap dan memerlukan waktu. Karena itu, status di Info GTK sering kali masih menunjukkan keterangan menunggu validasi pusat.
Pada tahap ini, peran operator di tingkat dinas pendidikan menjadi penting untuk memastikan bahwa data yang masuk ke SIMTUN sudah sesuai. Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan keterlambatan atau kendala dalam proses administrasi tunjangan.
Kesamaan Nomor NRG di KSG dan SIMTUN
Banyak guru bertanya apakah nomor yang tertera di bagian KSG dan SIMTUN akan berbeda. Jawabannya tidak. Nomor NRG yang diterbitkan oleh KSG akan sama persis dengan yang tercatat di SIMTUN. Begitu pula dengan kode bidang studi dan rumpun mata pelajaran, semuanya mengikuti data awal dari KSG.
Perbedaan yang terlihat di Info GTK biasanya hanya sebatas status validasi, bukan perbedaan data inti.
BACA JUGA: Ini Syarat Agar TPG Cair Bagi Guru Lulusan PPG 2025 Yang Baru Dapat NRG
Kesimpulan
SIMTUN di Info GTK bukanlah sistem terpisah yang berdiri sendiri, melainkan bagian penting dari alur administrasi tunjangan profesi guru. NRG diterbitkan oleh KSG sebagai bukti kelulusan sertifikasi, lalu dikelola oleh SIMTUN untuk keperluan pencairan tunjangan. Selama proses validasi masih berjalan, guru disarankan bersabar dan memastikan data pribadi tetap konsisten. Dengan pemahaman yang tepat, guru dapat mengikuti alur ini tanpa kebingungan berlebihan.








