Belakangan ini nama GPU Core mulai ramai dibagikan di Facebook dan grup-grup media sosial dengan iming-iming investasi serta penghasilan harian. Banyak orang penasaran apakah aplikasi ini benar-benar aman dan terbukti membayar, atau justru hanya skema ponzi berkedok teknologi GPU dan mining.
Kalau melihat pola sistem, cara promosi, serta penjelasan dari referensi yang beredar, GPU Core sangat patut diwaspadai dan terindikasi mengarah ke skema ponzi atau money game. Walaupun aplikasi ini sudah muncul di Play Store dan menampilkan bukti penarikan, hal tersebut belum bisa dijadikan jaminan bahwa platform ini aman atau legal di Indonesia.
“Yang namanya tipu-tipu ya tipu-tipu aja,” seperti yang diungkap dalam referensi video, bahkan aplikasi yang sudah memiliki verifikasi nomor telepon sekalipun tetap bisa berisiko jika model bisnisnya tidak jelas.
GPU Core Sudah Ada di Play Store, Tapi Bukan Berarti Aman
GPU Core memang sudah muncul di Google Play Store dengan beberapa informasi berikut:
- Nama aplikasi: GPUCore
- Versi: 4.0
- Update terakhir: 27 April 2026
- Tanggal rilis: 23 April 2026
- Developer: FX DRIFT GAMING TECH
- Minimal Android: Android 7.0 ke atas
- Jumlah download: 500+ download
Deskripsi aplikasi di Play Store menyebut bahwa GPU Core digunakan untuk mengelola rig penambangan, mengumpulkan data, dan membantu perencanaan proyek mining. Namun dari referensi yang dibahas, sistem yang ditawarkan kepada pengguna justru lebih mengarah pada pembelian paket investasi dengan keuntungan harian tetap.
Di sinilah letak masalah utamanya. Banyak aplikasi investasi bodong memakai istilah teknologi seperti GPU, cloud mining, AI, atau komputasi agar terlihat modern dan meyakinkan. Padahal ketika ditelusuri lebih dalam, sumber keuntungan dan model bisnisnya tidak benar-benar jelas.
Referensi video juga menegaskan bahwa keberadaan aplikasi di Play Store atau App Store bukan bukti legalitas. Banyak aplikasi scam sebelumnya juga sempat lolos dan tersedia di platform resmi sebelum akhirnya bermasalah.
Cara Kerja GPU Core yang Dinilai Mirip Skema Ponzi
Dari tampilan yang dibahas dalam referensi, pengguna diminta membeli paket tertentu untuk mendapatkan pendapatan harian. Salah satu contoh paket yang disebut adalah:
- Harga paket: 3
- Pendapatan harian: 0,2
- Total keuntungan: 5
- Masa berlaku: 10 hari
- Pembelian dibatasi satu kali
Masalahnya, tidak ada penjelasan rinci bagaimana perusahaan menghasilkan uang secara nyata untuk membayar keuntungan tersebut. Tidak dijelaskan aktivitas bisnis valid, sumber profit operasional, maupun sistem usaha transparan yang dapat diverifikasi.
Dalam referensi bahkan disebut bahwa tampilannya “mirip aplikasi ponzi pada umumnya.” Fokus utamanya lebih banyak pada iming-iming profit dan bukti withdraw dibanding penjelasan bisnis yang kuat.
Ciri seperti ini memang sering ditemukan pada skema money game:
1. Keuntungan tetap dalam waktu singkat
Pengguna dijanjikan profit harian dengan masa aktif tertentu. Sistem seperti ini biasanya mengandalkan uang member baru untuk membayar member lama.
2. Bukti penarikan dijadikan alat promosi
GPU Core juga menampilkan banyak screenshot withdraw dan penarikan agar calon pengguna percaya. Padahal dalam banyak kasus ponzi, pembayaran awal memang sengaja dilancarkan untuk menarik lebih banyak korban.
3. Model bisnis tidak jelas
Istilah GPU, mining, atau komputasi hanya dipakai sebagai branding. Namun tidak ada transparansi tentang aset, aktivitas perusahaan, atau sumber penghasilan riil.
Registrasi Meminta Nomor Telepon Asli, Pengguna Diminta Hati-Hati
Hal lain yang disorot dalam referensi adalah proses registrasi GPU Core yang meminta nomor telepon asli dan kode verifikasi SMS.
Sekilas hal ini memang terlihat meyakinkan. Banyak orang menganggap aplikasi dengan OTP atau verifikasi nomor pasti aman. Padahal itu tidak selalu benar.
Dalam referensi video disebutkan bahwa pengguna sebaiknya berhati-hati saat memberikan nomor utama yang dipakai untuk kerja, bisnis, atau aktivitas penting lainnya. Risiko penyalahgunaan data tetap ada, terutama jika platform tersebut tidak jelas legalitas maupun pengelola resminya.
Setelah nomor masuk ke database tertentu, bukan tidak mungkin pengguna mulai menerima spam, promosi mencurigakan, atau penawaran investasi lain yang serupa.
Karena itu, sebelum mendaftar ke aplikasi investasi apa pun, penting mengecek beberapa hal berikut:
- Apakah terdaftar dan diawasi OJK
- Apakah memiliki izin resmi di Indonesia
- Siapa CEO dan perusahaan pengelolanya
- Di mana kantor operasionalnya
- Apakah model bisnisnya masuk akal dan transparan
Dalam referensi yang dibahas, informasi tersebut tidak ditemukan secara jelas.
Apakah GPU Core Terbukti Membayar?
Jika pertanyaannya apakah GPU Core sudah ada bukti withdraw, jawabannya iya, ada beberapa screenshot penarikan yang beredar di media sosial dan grup Facebook.
Namun jika pertanyaannya apakah GPU Core aman untuk investasi jangka panjang, jawabannya belum tentu. Bahkan lebih tepat disebut berisiko tinggi dan patut diwaspadai.
Banyak aplikasi ponzi memang membayar di awal. Tujuannya agar pengguna percaya lalu mengajak orang lain bergabung. Pola ini sudah sangat umum terjadi di berbagai aplikasi investasi ilegal sebelumnya.
Dalam referensi video bahkan dijelaskan bahwa banyak platform seperti ini awalnya lancar membayar, tetapi akhirnya kabur setelah jumlah member dan dana terkumpul besar.
Artinya, bukti withdraw bukan ukuran utama keamanan investasi.
Yang lebih penting justru legalitas, transparansi bisnis, dan sumber keuntungan perusahaan.
GPU Core saat ini lebih terlihat seperti platform investasi dengan pola money game dibanding bisnis teknologi GPU yang benar-benar jelas operasionalnya.
Kalau hanya ingin mencoba, pengguna tetap harus sadar bahwa risikonya sangat tinggi. Jangan memakai uang kebutuhan sehari-hari, apalagi percaya penuh hanya karena melihat bukti penarikan di media sosial.
Pada akhirnya, investasi yang sehat biasanya punya model bisnis jelas, legalitas transparan, dan tidak hanya mengandalkan promosi profit cepat. Jika sebuah aplikasi lebih sibuk memamerkan keuntungan dibanding menjelaskan bisnisnya, itu sudah jadi alarm yang layak diperhatikan sejak awal.
Artikel ini hanya untuk informasi dan edukasi. Aplikasi penghasil uang maupun investasi memiliki risiko, serta tidak ada jaminan keuntungan atau pembayaran. Kebijakan minimal penarikan, nominal imbalan, dan syarat operasional dapat berubah sewaktu-waktu sesuai keputusan pihak pengembang.












