Cara Mutasi Masuk Siswa di Dapodik 2026 Terbaru, Lengkap dari Awal hingga Berhasil Masuk Rombel

Perpindahan siswa antar sekolah bukan lagi hal yang asing di dunia pendidikan Indonesia. Setiap tahun, ribuan peserta didik harus pindah sekolah karena alasan keluarga, domisili, kebijakan zonasi, maupun kebutuhan pendidikan tertentu. Untuk memastikan data siswa tetap valid dan terintegrasi secara nasional, pemerintah menggunakan sistem Dapodik sebagai basis utama pengelolaan data pendidikan.

Pada tahun 2026, proses mutasi masuk siswa masih menggunakan aplikasi Dapodik dengan skema yang cukup ketat. Banyak operator sekolah yang mengeluhkan munculnya notifikasi “peserta didik gagal didaftarkan” saat mencoba menarik siswa dari sekolah asal. Masalah ini sering membuat panik, padahal sebenarnya data siswa sudah masuk ke server pusat.

Karena itu, memahami alur mutasi yang benar sangat penting. Jika satu tahapan terlewat, siswa bisa tidak terbaca rombelnya, tidak muncul di peserta aktif, bahkan tidak bisa dimasukkan ke kelas mana pun. Artikel ini membahas secara lengkap cara mutasi masuk siswa di Dapodik 2026, mulai dari syarat, alur, hingga solusi jika gagal didaftarkan.

Sekilas Tentang Fitur Mutasi di Dapodik

Fitur mutasi pada Dapodik memungkinkan sekolah tujuan menarik data siswa dari sekolah asal tanpa harus menginput ulang. Sistem ini dirancang agar riwayat pendidikan siswa tetap tersimpan secara nasional. Namun, fitur ini hanya bisa berjalan jika dua syarat utama terpenuhi.

Baca Juga:  2 Cara Pemulihan OTP Info GTK Jika Email Tidak Aktif atau Tidak Bisa di Akses

Pertama, siswa harus dikeluarkan dari sekolah asal dengan alasan mutasi. Jika alasan yang dipilih adalah mengundurkan diri atau dikeluarkan, maka sekolah tujuan tidak bisa menarik data tersebut. Dalam kondisi itu, hanya dinas pendidikan yang bisa melakukan penarikan.

Kedua, sekolah tujuan wajib melakukan sinkronisasi agar rombel terbaca. Tanpa sinkron, sistem tidak mengenali tingkat kelas, sehingga siswa tidak bisa dimasukkan ke rombel mana pun. Dua syarat ini wajib dipenuhi sebelum proses mutasi dilakukan.

Alur Dasar Mutasi Masuk Siswa

Sebelum masuk ke langkah teknis, berikut gambaran alur yang benar:

  1. Sekolah asal mengeluarkan siswa dengan alasan mutasi lalu sinkron.

  2. Sekolah tujuan melakukan sinkron agar rombel terbaca.

  3. Sekolah tujuan menarik siswa melalui menu mutasi.

  4. Jika gagal, cek di menu peserta aktif atau terdaftar.

  5. Jika belum muncul, lakukan tarik data dan sinkron ulang.

  6. Jika masih tidak terbaca, instal ulang Dapodik sebagai langkah terakhir.

Dengan alur ini, kesalahan teknis dapat diminimalkan.

Tutorial Lengkap Cara Mutasi Masuk Siswa di Dapodik 2026

1. Pastikan Sekolah Asal Mengeluarkan Siswa dengan Alasan Mutasi

Langkah pertama harus dilakukan oleh sekolah asal. Operator sekolah asal wajib mengeluarkan siswa dengan alasan mutasi. Jangan memilih alasan mengundurkan diri atau dikeluarkan, karena data tersebut tidak bisa ditarik oleh sekolah tujuan.

Baca Juga:  5 Cara Melihat Progres Pengajuan NIP PPPK Paruh Waktu 2025! Ada 5 Status/Info yang Wajib Anda Tahu!

Setelah itu, sekolah asal harus melakukan sinkronisasi agar data mutasi terkirim ke server pusat. Jika belum sinkron, sekolah tujuan tidak akan menemukan nama siswa saat pencarian.

2. Lakukan Sinkronisasi di Sekolah Tujuan

Sekolah tujuan juga wajib melakukan sinkron sebelum menarik siswa. Tujuannya agar rombel dan tingkat kelas terbaca di sistem. Jika belum sinkron, siswa akan masuk tetapi tidak muncul di kelas mana pun.

3. Masuk ke Menu Aplikasi Mutasi

Buka aplikasi Dapodik dan login seperti biasa. Setelah itu, masuk ke menu aplikasi mutasi. Di dalam menu ini, Anda bisa mencari sekolah asal berdasarkan kecamatan atau wilayah tertentu.

4. Cari Sekolah Asal dan Nama Siswa

Pilih kecamatan asal, lalu klik tampilkan. Cari nama sekolah asal, kemudian tampilkan daftar siswanya. Setelah itu, cari nama siswa yang akan dimutasi.

5. Pilih Rombel Sesuai Tingkat Kelas

Klik nama siswa, lalu tentukan rombel sesuai tingkat kelasnya. Pastikan memilih kelas yang benar agar sistem dapat membaca tingkat kelas siswa tersebut.

6. Klik Daftarkan

Scroll ke bawah dan klik tombol daftarkan. Jika berhasil, data akan masuk. Namun, sering kali muncul notifikasi “peserta didik gagal didaftarkan”.

7. Refresh dan Cek Menu Peserta Aktif

Jika muncul notifikasi gagal, jangan panik. Lakukan refresh, lalu masuk ke menu peserta aktif atau menu terdaftar. Banyak kasus di mana siswa sebenarnya sudah masuk meski muncul notifikasi gagal.

8. Ulangi Jika Belum Muncul

Jika belum muncul, kembali ke menu mutasi dan ulangi proses pendaftaran. Setelah itu, cek lagi di menu peserta aktif.

9. Lakukan Tarik Data dan Sinkronisasi

Jika siswa sudah terlihat di menu terdaftar tetapi belum muncul di Dapodik utama, lakukan tarik data lalu sinkronisasi.

Baca Juga:  Cara Melihat Status Pengajuan NIP PPPK Paruh Waktu 2025, DITOLAK, REVISI/DISETUJUI?

10. Instal Ulang Dapodik Jika Masih Gagal

Jika semua langkah di atas tidak berhasil, lakukan uninstall Dapodik, lalu instal ulang versi terbaru. Setelah itu, lakukan registrasi ulang dan login. Biasanya, data siswa akan muncul setelah proses ini.

Mengisi Data Rinci dan Memastikan Rombel Terbaca

Setelah siswa masuk, buka menu peserta didik, lalu pilih data rinci siswa tersebut. Lengkapi informasi seperti tinggi badan, berat badan, dan data lainnya. Pastikan rombel sudah terbaca agar siswa masuk ke kelas yang sesuai.

Jika rombel tidak terbaca, biasanya karena sekolah belum sinkron atau rombel belum disesuaikan saat mutasi.

Kesimpulan

Proses mutasi masuk siswa di Dapodik 2026 memang terlihat rumit, tetapi sebenarnya bisa berjalan lancar jika mengikuti alur yang benar. Kunci utamanya adalah memastikan sekolah asal mengeluarkan siswa dengan alasan mutasi, melakukan sinkronisasi di kedua sekolah, serta mengecek menu peserta aktif jika muncul notifikasi gagal.

Jika semua cara sudah dicoba tetapi siswa belum terbaca, instal ulang Dapodik menjadi solusi terakhir yang terbukti efektif. Dengan mengikuti panduan ini, operator sekolah dapat memastikan data siswa mutasi masuk tercatat dengan benar dan siap digunakan dalam proses pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button