7 Solusi Gagal Menyimpan Internet Kolom Sekolah Harus Diisi di Dapodik 2026.b, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sejak diterapkannya Dapodik versi 2026.b, operator sekolah kembali dihadapkan pada sejumlah penyesuaian baru, salah satunya pada pengisian data internet sekolah. Tidak sedikit operator yang mengeluhkan munculnya pesan “Gagal Menyimpan Internet (Kolom Sekolah Harus Diisi)”, padahal seluruh isian terlihat sudah lengkap.
Masalah ini cukup membingungkan karena terjadi setelah proses input bandwidth, upload, download, hingga latency dilakukan. Bahkan pada beberapa kasus, proses pengujian kecepatan internet sudah dijalankan, namun data tetap tidak bisa disimpan. Kondisi ini membuat operator harus mengulang pengisian berkali-kali tanpa hasil.
Setelah ditelusuri lebih dalam, penyebab utama masalah ini ternyata berkaitan dengan proses uji kecepatan internet yang mengalami error atau time out, meskipun hanya terjadi pada salah satu bagian saja.
Sekilas Tentang Pengisian Data Internet di Dapodik
Pengisian data internet di Dapodik 2026.b bertujuan untuk memetakan kondisi konektivitas sekolah secara riil. Data ini meliputi jenis koneksi, penyedia layanan, bandwidth download, bandwidth upload, serta nilai latency. Sistem Dapodik menyediakan fitur uji kecepatan otomatis yang dapat dijalankan langsung dari aplikasi.
Namun fitur tersebut tidak selalu berjalan mulus, terutama jika jaringan tidak stabil atau server penguji mengalami keterlambatan respon. Ketika satu saja hasil pengujian gagal, sistem akan menganggap data tidak valid meskipun kolom isian sudah terisi.
Penyebab Utama Gagal Menyimpan Data Internet
Berdasarkan pengalaman di lapangan, kegagalan menyimpan data internet umumnya terjadi karena hasil tes upload, download, atau latency mengalami error. Error yang paling sering muncul adalah time out, terutama pada pengujian latency.
Masalah lain muncul ketika operator tetap melanjutkan pengisian meskipun salah satu tes gagal, lalu mengisi nilai secara manual tanpa menutup form terlebih dahulu. Kondisi ini membuat sistem menyimpan status error di latar belakang, sehingga proses simpan selalu ditolak.
Tutorial Lengkap Cara Mengatasi Gagal Simpan Internet di Dapodik 2026.b
Agar permasalahan ini dapat diatasi dengan benar, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan secara sistematis.
-
Tutup Form Jika Tes Internet Mengalami Error
Saat melakukan pengujian kecepatan melalui menu tambah internet, perhatikan setiap proses tes. Jika tes upload, download, atau latency menunjukkan status error atau time out satu kali saja, sebaiknya langsung tutup form tersebut. Jangan melanjutkan pengisian pada form yang sudah mengalami kegagalan. -
Jangan Mengisi Manual Setelah Tes Gagal
Kesalahan yang sering terjadi adalah operator tetap mengisi nilai bandwidth dan latency secara manual setelah tes gagal. Cara ini justru membuat sistem menolak penyimpanan data karena status error masih tersimpan. Pastikan form benar-benar ditutup sebelum mencoba kembali. -
Gunakan Situs Penguji Kecepatan Eksternal
Untuk menghindari error dari sistem internal Dapodik, lakukan pengujian kecepatan internet melalui situs penguji eksternal. Jalankan tes hingga selesai dan pastikan mendapatkan hasil download, upload, serta latency yang valid. -
Catat Hasil Kecepatan Internet dengan Benar
Setelah mendapatkan hasil tes, catat nilai download, upload, dan latency. Pastikan penulisan angka menggunakan titik sebagai pemisah desimal, bukan koma. Kesalahan penulisan format angka juga dapat menyebabkan data gagal disimpan. -
Isi Data Internet Secara Manual dari Awal
Buka kembali menu tambah data internet di Dapodik. Pilih jenis koneksi sesuai kondisi sekolah, tentukan penyedia layanan, lalu isi seluruh kolom bandwidth dan latency secara manual berdasarkan hasil tes eksternal. Pastikan seluruh kolom terisi tanpa ada yang kosong. -
Pastikan Tidak Ada Error Tes Internal
Pada saat pengisian manual, pastikan tidak menjalankan kembali tes otomatis di aplikasi. Fokus hanya pada pengisian manual agar sistem membaca data sebagai input baru tanpa error sebelumnya. -
Simpan Data Setelah Semua Kolom Terisi
Setelah seluruh kolom diisi dengan benar, klik simpan. Jika langkah sebelumnya dilakukan dengan tepat, data internet akan tersimpan tanpa muncul pesan gagal atau peringatan kolom sekolah harus diisi.
Hal yang Perlu Diperhatikan Operator Sekolah
Operator perlu memahami bahwa sistem Dapodik sangat sensitif terhadap proses uji otomatis. Satu kegagalan kecil saja dapat mempengaruhi proses penyimpanan. Oleh karena itu, ketelitian dan kesabaran menjadi kunci utama dalam pengisian data internet.
Selain itu, disarankan melakukan pengisian saat jaringan relatif stabil agar hasil pengujian lebih akurat dan tidak memicu error berulang.
Kesimpulan
Gagal menyimpan data internet dengan pesan kolom sekolah harus diisi di Dapodik 2026.b umumnya disebabkan oleh error pada tes upload, download, atau latency. Solusi paling efektif adalah menghentikan proses saat tes gagal, melakukan pengujian kecepatan melalui situs eksternal, lalu mengisi data secara manual dari awal. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, operator dapat menyimpan data internet dengan lancar tanpa kendala berulang.








