6 Cara Mengatasi Kode OTP Tidak Valid Di Google Authenticator

Google Authenticator banyak digunakan untuk melindungi akun melalui sistem Two-Factor Authentication (2FA). Namun, tidak jarang pengguna mengalami kendala saat login, di mana kode OTP yang dihasilkan aplikasi ditolak atau dianggap tidak valid. Masalah ini kerap muncul pada akun-akun penting, seperti Dapodik, Verval PD, atau platform lain yang mewajibkan verifikasi dua langkah.

Kasus paling umum adalah ketika pengguna merasa sudah benar menyalin kode OTP, tetapi tetap saja gagal masuk. Hal ini sering membingungkan, terutama bagi operator sekolah atau tenaga pendidik yang sehari-hari berhubungan dengan berbagai akun sistem pendidikan.

Penyebab Umum OTP Tidak Valid

Sebelum membahas solusi, ada baiknya memahami dulu faktor penyebab kode OTP tidak valid:

  1. Perbedaan akun – OTP yang digunakan berbeda sesuai jenis akun. Misalnya OTP Dapodik tidak sama dengan OTP untuk Verval PD atau akun PTK.

  2. Waktu OTP sudah berganti – Kode OTP di Google Authenticator hanya berlaku selama 30 detik. Jika kode hampir habis masa berlaku lalu baru digunakan, kemungkinan besar akan ditolak.

  3. Belum pernah melakukan pemindaian QR Code – Jika akun belum pernah dihubungkan dengan Google Authenticator, maka kode yang dihasilkan jelas tidak valid.

  4. Data waktu perangkat tidak sinkron – Perbedaan jam antara perangkat dengan server dapat menyebabkan OTP tidak cocok.

  5. Kesalahan teknis browser atau aplikasi – Cache atau history yang menumpuk juga dapat mengganggu proses login.

Baca Juga:  Validasi INFOGTK Tahap 1 Terbaru 2025 yang sudah VALID TW 3

Cara Mengatasi OTP Tidak Valid di Google Authenticator

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini:

1. Pastikan OTP Sesuai dengan Akun yang Tepat

Setiap akun memiliki kode OTP masing-masing. OTP untuk akun Dapodik tidak bisa digunakan untuk login ke Verval PD, begitu pula sebaliknya. Jadi, sebelum menyalin kode, pastikan Anda memilih akun OTP yang benar di aplikasi Google Authenticator.

2. Perhatikan Waktu Pergantian OTP

Kode OTP berganti setiap 30 detik. Jangan menunggu hingga hampir habis waktunya baru menyalin. Sebaiknya segera masukkan kode begitu kode baru muncul di layar, agar tidak keburu diganti oleh sistem.

3. Sinkronkan Waktu Perangkat

Jika kode OTP masih ditolak, periksa pengaturan waktu pada perangkat Anda. Aktifkan opsi Automatic Date & Time agar sinkron dengan jaringan. Perbedaan beberapa detik saja bisa membuat OTP tidak dikenali server.

4. Hapus Cache dan History Browser

Bagi yang login melalui laptop atau komputer, bersihkan cache, cookies, dan history pada browser. Langkah ini sering kali membantu memperlancar proses verifikasi.

5. Reset OTP Melalui Admin atau Dinas

Jika akun Anda belum pernah dihubungkan dengan Google Authenticator, maka kode yang muncul pasti tidak valid. Solusinya, ajukan reset OTP ke admin atau dinas terkait. Setelah direset, lakukan pemindaian QR Code ulang.

Tips penting: setelah scan QR Code, simpan hasilnya dengan cara memotret atau screenshot. Hal ini berguna bila suatu saat Anda berganti perangkat, sehingga tidak perlu meminta reset ulang.

6. Scan Ulang QR Code

Jika sudah melakukan reset, lakukan pemindaian QR Code dari awal. Pastikan kode QR sesuai dengan akun yang ingin digunakan. Jangan sampai salah akun karena akan kembali memunculkan pesan OTP tidak valid.

Baca Juga:  8 Cara Mengatasi Gagal Kirim Nilai Rapor di RDM 3.1 ke Server Pusat

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Kode OTP Akun Verval PD Menggunakan Google Authenticator

Kesimpulan

Masalah kode OTP tidak valid di Google Authenticator umumnya disebabkan oleh dua hal utama: salah memilih akun OTP dan waktu kode yang sudah kedaluwarsa. Selain itu, faktor teknis seperti jam perangkat yang tidak sinkron atau akun yang belum pernah di-scan juga bisa menjadi penyebab.

Solusi yang bisa dilakukan antara lain memastikan akun OTP sesuai, memasukkan kode tepat waktu, menyinkronkan jam perangkat, menghapus cache browser, hingga meminta reset akun jika belum pernah scan QR Code. Dengan langkah-langkah tersebut, permasalahan OTP tidak valid bisa diatasi dengan lebih mudah dan cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button