4 Cara Mengganti Operator Sekolah di Dapodik 2026

Perubahan operator sekolah di aplikasi Dapodik bukanlah hal asing. Banyak lembaga pendidikan yang menghadapi situasi pergantian operator karena alasan mutasi pegawai, penugasan baru, hingga faktor teknis lainnya. Ketika hal ini terjadi, sangat penting untuk segera memperbarui data operator agar sistem tetap berjalan lancar dan tidak menimbulkan kendala saat sinkronisasi.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara mengganti operator sekolah di Dapodik 2026, mulai dari latar belakang hingga langkah-langkah teknis yang bisa dilakukan dengan aman.

Mengapa Pergantian Operator Harus Dilakukan dengan Benar?

Operator sekolah memiliki peran vital sebagai pengelola data pendidikan. Akun operator yang tidak diperbarui dapat menimbulkan masalah, seperti:

  • Proses sinkronisasi gagal karena data pengguna tidak sesuai.

  • Kesulitan dalam manajemen akun, terutama saat lupa password atau membutuhkan akses email.

  • Data di SP Data dan Dapodik menjadi tidak sinkron, sehingga memengaruhi validitas laporan sekolah.

Oleh karena itu, setiap pergantian operator harus dilakukan secara resmi melalui mekanisme yang tersedia, baik di aplikasi Dapodik maupun SP Data.

Cara Mengganti Operator di Aplikasi Dapodik

  1. Login ke Aplikasi Dapodik

    • Masuk menggunakan akun sekolah yang sudah tersedia.

  2. Akses Profil Pengguna

    • Klik bagian Profil Pengguna, kemudian ubah data sesuai operator baru.

    • Ganti nama lengkap dan nomor handphone yang aktif.

  3. Simpan Perubahan

    • Klik tombol Simpan. Meskipun sudah disimpan, biasanya perubahan belum langsung muncul di tampilan utama.

  4. Lakukan Reload

    • Tekan tombol reload atau refresh agar perubahan ditampilkan.

    • Pastikan nama operator sudah berubah di bagian Pengaturan → Manajemen Pengguna.

Baca Juga:  2 Cara Input Peserta Didik Baru di Dapodik 2026 Operator Sekolah Wajib Tahu

Cara Mengganti Operator di SP Data

Langkah berikutnya tidak kalah penting, yaitu memperbarui data di SP Data, karena sinkronisasi Dapodik akan selalu membaca data dari sistem pusat.

  1. Buka SP Data

    • Akses melalui alamat resmi sp.datadik.kemdikbud.go.id.

    • Login menggunakan akun SSO Dapodik.

  2. Verifikasi OTP

    • Masukkan kode OTP yang dikirim ke email atau nomor terdaftar.

    • Bagi sekolah yang belum mengaktifkan, sebaiknya segera aktifkan verifikasi dua langkah agar lebih aman.

  3. Edit Profil Pengguna

    • Klik menu Akun → Profil.

    • Ubah nama pengguna serta nomor handphone sesuai operator baru.

  4. Simpan dan Update Akun

    • Klik Update Akun. Kadang sistem tidak langsung menampilkan perubahan, namun data sebenarnya sudah tersimpan.

    • Logout, lalu login kembali untuk memastikan.

Sinkronisasi Setelah Perubahan

Setelah mengganti operator di Dapodik maupun SP Data, langkah terakhir adalah melakukan sinkronisasi agar data baru terbaca sistem pusat.

  1. Masuk kembali ke aplikasi Dapodik.

  2. Pilih menu Sinkronisasi.

  3. Masukkan kode registrasi sekolah.

  4. Pilih akun kepala sekolah untuk otorisasi.

  5. Validasi data terlebih dahulu sebelum sinkronisasi.

  6. Jalankan sinkronisasi sampai selesai.

Jika proses berjalan lancar, nama operator yang baru akan tercatat di server pusat. Perubahan ini biasanya langsung terbaca, meskipun dalam beberapa kasus perlu menunggu beberapa jam hingga sistem memperbarui secara penuh.

Tips Agar Proses Berjalan Mulus

  • Gunakan email dan nomor telepon aktif milik operator baru, karena ini akan dipakai untuk OTP.

  • Jangan melakukan sinkronisasi sebelum data operator di SP Data diperbarui.

  • Jika mengalami kendala teknis, lakukan login ulang atau tunggu beberapa saat sebelum mencoba kembali.

  • Pastikan perangkat yang digunakan stabil dan koneksi internet lancar agar proses sinkronisasi tidak gagal di tengah jalan.

Baca juga: Ini Perbedaan Sinkronisasi & Tarik Data Dapodik + Cara Aman Melakukannya

Baca Juga:  Cara Install DAPODIK 2026.B Terbaru, Perhatikan Poin Penting Ini Jangan Sampai Salah

Kesimpulan

Mengganti operator sekolah di Dapodik 2026 sebenarnya cukup sederhana, namun harus dilakukan dengan cermat. Prosesnya meliputi dua langkah utama: mengubah data operator di aplikasi Dapodik dan memperbaruinya kembali di SP Data. Setelah itu, sinkronisasi menjadi tahap akhir untuk memastikan semua data sudah tersimpan di server pusat.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, pergantian operator bisa berjalan lancar tanpa mengganggu kelancaran pengelolaan data sekolah. Hal ini penting agar laporan pendidikan tetap valid dan sekolah tidak mengalami kendala administratif di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button