3 Cara Mengatasi Invalid Peserta Didik di Dapodik 2026 B, Ini Tutorial Lengkapnya!

Setelah melakukan pembaruan ke aplikasi Dapodik versi 2026 B, banyak operator sekolah mendapati jumlah invalid peserta didik cukup besar. Angka invalid ini bahkan bisa mencapai puluhan hingga ratusan, terutama di sekolah dengan jumlah siswa yang banyak. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran karena invalid peserta didik berpengaruh langsung pada kelengkapan data, validasi pembelajaran, hingga proses sinkronisasi.

Invalid peserta didik sebenarnya bukan masalah baru, namun di versi terbaru Dapodik, sistem validasi dibuat lebih ketat. Data periodik siswa menjadi salah satu fokus utama, sehingga jika terdapat kolom yang kosong atau tidak sesuai, sistem akan langsung menandainya sebagai invalid.

Sekilas Tentang Invalid Peserta Didik di Dapodik 2026 B

Invalid peserta didik umumnya berkaitan dengan data periodik siswa. Data ini mencakup tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, jumlah saudara kandung, serta jarak rumah ke sekolah. Ketika data tersebut tidak diisi atau masih menggunakan data lama yang tidak relevan, maka sistem akan menolak validasi.

Pada Dapodik 2026 B, tersedia fitur salin data periodik yang berfungsi untuk menyalin data siswa dari semester sebelumnya. Fitur ini sangat membantu untuk mempercepat penyelesaian invalid, namun tetap harus digunakan dengan bijak agar data siswa tetap mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

1. Cara Cepat Menyelesaikan Invalid Peserta Didik

Langkah pertama untuk mengatasi invalid peserta didik adalah masuk ke menu peserta didik. Setelah itu, operator dapat memilih menu salin data periodik. Fitur ini memungkinkan sistem menyalin seluruh data periodik siswa dari semester lalu ke semester berjalan.

Baca Juga:  Cara Login SIMTUN Info GTK Terbaru, Apakah Guru Bisa Update Data Sendiri?

Setelah proses salin data periodik dilakukan, operator perlu kembali ke menu validasi lokal untuk melakukan pengecekan ulang. Biasanya, sebagian besar invalid peserta didik akan langsung terselesaikan karena kolom-kolom yang sebelumnya kosong sudah terisi otomatis.

Namun, perlu dipahami bahwa cara ini bersifat percepatan, bukan penyempurnaan data. Tujuan utamanya adalah agar proses sinkronisasi, khususnya sinkron pembelajaran dan validasi guru, bisa segera dilakukan.

2. Cara Benar Memperbaiki Data Peserta Didik

Setelah invalid terselesaikan secara sistem, langkah berikutnya adalah memastikan kebenaran data siswa. Operator disarankan membuka data masing-masing peserta didik dan menyesuaikan isian dengan kondisi riil.

Misalnya, jika tinggi badan dan berat badan siswa mengalami perubahan, maka data tersebut sebaiknya diperbarui. Hal ini penting karena data peserta didik digunakan sebagai dasar berbagai program pendidikan dan pemetaan kondisi siswa secara nasional.

Jika data hanya disalin tanpa pernah diperbarui, maka informasi perkembangan siswa tidak akan tercatat dengan baik. Inilah salah satu alasan mengapa data periodik harus diperhatikan secara serius, bukan sekadar untuk mengejar status valid.

3. Penanganan Peserta Didik Baru yang Belum Masuk Data

Pada Dapodik 2026 B, terdapat kebijakan baru khususnya untuk jenjang PAUD dan SD terkait penambahan peserta didik baru. Jika penambahan siswa sudah ditutup di aplikasi Dapodik, maka operator tidak bisa lagi menambahkannya langsung melalui aplikasi.

Baca Juga:  Riwayat Pendidikan Hilang di Info GTK? Ini Cara Mengatasinya Agar Muncul Kembali

Solusi yang tersedia adalah menambahkan peserta didik baru melalui laman manajemen satuan pendidikan. Setelah data diajukan, pihak dinas akan melakukan verifikasi dan persetujuan sebelum siswa tersebut bisa masuk ke Dapodik sekolah.

Langkah ini hanya diperlukan bagi sekolah yang masih memiliki kekurangan data peserta didik. Jika tidak ada penambahan siswa, maka proses ini bisa diabaikan.

Apakah Penyelesaian Invalid Ini Aman dan Valid

Mengatasi invalid peserta didik dengan salin data periodik bukanlah tindakan yang salah selama dilakukan sesuai kebutuhan. Sistem memang menyediakan fitur tersebut untuk membantu operator menyelesaikan pekerjaan secara efisien.

Namun, jika hanya mengandalkan salin data tanpa pembaruan lanjutan, maka data peserta didik tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Oleh karena itu, cara ini aman untuk keperluan validasi awal, tetapi tetap perlu tindak lanjut berupa pembaruan data riil.

Kesimpulan

Invalid peserta didik di Dapodik 2026 B dapat diselesaikan dengan cepat menggunakan fitur salin data periodik. Cara ini efektif untuk menghilangkan invalid dan mempercepat proses sinkronisasi. Meski demikian, operator tetap bertanggung jawab memastikan data siswa diperbarui sesuai kondisi sebenarnya. Dengan keseimbangan antara kecepatan dan ketelitian, data peserta didik akan menjadi valid, akurat, dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button